mengapa saya memilih stl... part IV

>> Saturday, November 15, 2008

teknik kendali tidak melulu berurusan dengan otomasi, sebagaimana yang selalu saya singgung di postingan sebelumnya. pekerjaan seperti mengelas, menjinakkan bom, atau pekerjaan lain yang berbahaya memang sepantasnya digantikan oleh robot atau piranti kendali lainnya. lebih luas lagi, teknik kendali berjasa (sangat-sangat berjasa) dalam persoalan seperti mengendalikan kincir angin agar mengarah secara tepat ke mana angin datang.

saya pun tidak bisa melupakan peran printer, mesin fotokopi, kulkas, lampu merah, AC, dan berbagai perkakas lain yang sangat luar biasa kemanfaatannya. tak dapat dibantah lagi bahwa mereka menggunakan prinsip-prinsip control engineering secara mutlak, misalnya mengatur supaya kertas bisa masuk secara benar ke printer, mengatur suhu kulkas agar bisa stabil, dll.

dan yang lebih penting lagi, kendali bukan hanya berbicara tentang robot, robot hanya secuil topik dalam samudra teknik kendali... (saya tidak bermaksud ber-hiperbolis ria lho). namanya saja kendali, maka tak heran bahwa kendali itu bisa muncul di mana-mana. mengatur amplitudo dan frekuensi dari tegangan tiga fase yang dibangkitkan dari generator listrik secara mutlak menggunakan prinsip-prinsip kendali, mengendalikan pemakaian kanal-kanal dalam telekomunikasi pun secara pasti menggunakan prinsip kendal...

ternyata, spesialisasi dalam teknik elektro, entah itu sistem ketenagaan, sistem komputer, sistem instrumentasi kendali dan elektronika, atau yang lain, tidaklah berdiri sendiri, melainkan saling mendukung sesuai perannya (karakteristiknya) masing-masing. kita tidaklah cukup dengan picik-nya mencintai suatu konsentrasi dan melupakan begitu saja konsentrasi yang lain karena pada kenyataannya mereka adalah satu walaupun secara kasat mata mereka berbeda.

jadi, sampai di sini, saya menyimpulkan bahwa kendala saya untuk berkendali ria adalah ketakutan saya kalau-kalau saya mempelajari kendali tanpa tahu maknanya, bukan dalam arti makna motor servo, deret fourier, transform laplace, atau yang sejenisnya... tetapi lebih kepada makna apa tujuan saya mempelajari kendali... saya tidak ingin mempunyai pemikiran seperti ini: mempelajari kendali hanya untuk... membuat robot, khususnya alat-alat yang pernah saya sebut pada part I dari postingan ini. harapan saya, teman-teman yang hendak mengambil konsenrasi kendali juga memikirkan hal yang sama... kendali itu mulia, dan akan semakin menyenangkan ketika kita berniat mempelajari kendali untuk menciptakan alat-alat yang bermanfaat sekaligus masuk akal.

kendali itu sangat luas, gus!!! kendali itu tidak sebatas robot, gus!!!

BERSAMBUNG

1 comments:

dhan's November 16, 2008 2:03 PM  

Ooo... kendali gitu tho...
finalnya kw meh milih apa?
memange peminatan semester kapan?
cah magelang