antara korsleting dan kebakaran part II
>> Monday, February 9, 2009

selubung kabel yang rusak karena arus, seharusnya jarang terjadi karena selubung kabel standar dirancang untuk menahan panas seperti itu. skenario yang lebih mungkin adalah digunakannya kabel yang berkualitas rendah atau tidak sesuai standar, misalnya diameter konduktor yang diperkecil atau selubung kabel yang dipertipis oleh pabrik pembuatnya. jika diameter konduktor lebih kecil, untuk arus yang sama, panas yang ditimbulkan akan lebih tinggi dari biasanya. jika selubung kabel lebih tipis, daya tahan tentu menurun. memang, kabel berkualitas rendah demikian lebih murah daripada kabel yang sesuai standar, dan boleh jadi karena harganya yang murah, kabel jenis ini justru jadi pilihan pertama dalam mengerjakan proyek instalasi listrik.
walaupun kabel berkualitas rendah telah terpasang, selubung kabel tidak lantas menjadi begitu mudah rusak karena panas juga. jadi, ada skenario ketiga. adakalanya kabel yang selubungnya masih bagus, entah kabel standar atau tidak, ternyata digigit tikus, atau terkikis oleh gesekan-gesekan tertentu, sehingga selubungnya terkelupas dan rawan korsleting. oleh karena itu, instalasi kabel sudah selayaknya memperhatikan pula penempatan kabel di tempat-tempat yang bersih, tidak terjangkau gangguan seperti tikus, atau gesekan-gesekan.
ok, misalnya terjadi korsleting, lalu di mana terdapat api? apakah semata-mata hanya panas di dalam kabel kemudian terjadi kebakaran? sebenarnya, korsleting tidaklah harus berupa bersentuhannya konduktor kabel tegangan fase dengan tegangan netral. bisa jadi, dua kabel yang terkelupas, mengalami korsleting dalam bentuk munculnya bunga api*** yang meloncat dari salah satu kabel ke kabel lainnya. bunga api itu boleh dikatakan adalah arus yang sangat besar yang mampu meloncat begitu saja tanpa harus kedua konduktor bersentuhan. jika tempat terjadinya bunga api itu adalah di sekitar bahan-bahan yang mudah terbakar olehnya, boleh jadi bahan-bahan tersebut terbakar dan menimbulkan api yang lebih besar. jadi, bunga api itulah tersangka sesungguhnya di balik kebakaran berkedok korsleting yang selama ini terjadi. oleh karena itu, instalasi kabel hendaknya juga menghindari tempat yang di sekitarnya terdapat bahan-bahan yang mudah terbakar oleh bunga api.
***)terkadang kita menjumpai bunga api berukuran lebih kecil, misalnya saat kita menghidupkan saklar atau memasang jack ke kotak kontak. apakah itu termasuk bunga api korsleting? dari ukurannya yang lebih kecil dapat diduga bahwa bunga api seperti ini berbeda dengan bunga api saat korsleting. selain itu, ukurannya yang lebih kecil juga menandakan bahwa arus yang meloncat juga lebih kecil daripada arus korsleting.
gambar bunga api listrik di atas diambil dari http://www.bisonengineering.com/electrical_engineering_expert.htm
TAMAT




0 comments:
Post a Comment