belajar entrepreneurship dari ahli (catatan kuliah studium generale) part I
>> Saturday, March 7, 2009
selama mengikuti mata kuliah stadium generale, saya hanya menghadiri tiga pertemuan setelah mid semester. ketiganya berbentuk tukar pendapat dan diskusi antara mahasiswa dengan praktisi dunia usaha, baik yang berlatar belakang usaha mandiri (entrepreneurship), maupun yang sukses menduduki jabatan di perusahaan besar di dalam atau di luar negeri.
pembicara pada pertemuan pertama kuliah sg adalah Pak Muhammad Amirullah. beliau adalah alumni Teknik Elektro UGM, founder dari Swaragama FM. menurut saya, background beliau, yaitu teknik elektro, tentu sangat pas dengan pekerjaan beliau sekarang. namun, bukan itu saja yang menyebabkan beliau mampu meraih sukses seperti ini. beliau sejak kuliah sudah mulai merintis siaran radio dari kampus, artinya apa yang dilakukan beliau adalah suatu yang disenangi atau hobi, mungkin inilah kekuatan yang mendorong beliau untuk terus memperjuangkan berdirinya Swaragama.
pelajaran penting yang dapat saya ambil dari Pak Amir adalah seharusnya paling tidak kita berusaha mencintai apa yang sedang kita kerjakan, syukur-syukur apa yang akan kita kerjakan memang benar-benar kita cintai, suatu hobi atau kesukaan, sehingga kita dapat mencurahkan segala perhatian pada pekerjaan kita dan harapannya kita akan tahan terhadap tekanan-tekanan sampai kita mencapai kesuksesan dalam pekerjaan tersebut.
beliau mengisahkan pernah menghadapi pilihan sulit ketika akan mempertahankan Swaragama atau menerima tawaran pekerjaan lain dari Pertamina. akhirnya, beliau memilih mempertahankan Swaragama, karena beliau merasa mempunyai hutang budi terhadap teman-teman yang telah membantunya, juga terhadap bantuan UGM ketika Swaragama menjalani masa-masa pertama. apalagi berdirinya Swaragama adalah mimpi besar beliau yang tidak dapat dilupakan begitu saja. bagi saya, perbuatan Pak Amir mencerminkan sikap seorang entrepreneur yang harus mampu mengambil keputusan, khususnya di masa-masa kritis, di mana ia harus mempertimbangkan berbagai aspek dari segala sudut pandang untuk masing-masing pilihan yang mungkin dipilih. seorang entrepreneur harus selalu memegang prinsip, tetapi juga harus cerdas dalam mengatur strategi, agar ia tidak salah dalam mengambil pilihan.
beliau juga mengisahkan persaingan antara Swaragama dengan stasiun radio lain di Jogja. sifat pantang menyerah dan kekuatan leadership yang beliau miliki ternyata mampu membawa Swaragama unjuk gigi di kancah broadcasting. memang, seorang entrepreneur seharusnya sadar bahwa persaingan itu adalah hal yang wajar dalam dunia usaha, selanjutnya adalah tentang bagaimana ia menyikapi persaingan itu. hanya usaha keras dan ketabahanlah yang mampu membawa kita keluar sebagai pemenang dalam persaingan yang kita hadapi. selalu berinovasi, memperbaiki service dari waktu ke waktu, dan mengoptimalkan kerja tim melalui leadership yang baik merupakan bentuk-bentuk usaha keras yang dimaksud di atas.
beliau juga memberikan tips untuk menjadi pemimpin tim kerja yang handal dan berwibawa, yaitu selalu mengerti kondisi tiap elemen dalam tim kerjanya, mengerti kelebihan dan kekurangan tim untuk disesuaikan dengan stategi atau manuver tim kerja. seorang pemimpin tidak boleh melakukan blunder dengan merencanakan suatu strategi yang tidak mempertimbangkan kelebihan dan kekurangan tim. selain itu, tidak boleh dilupakan juga bahwa seorang pemimpin akan lebih dihormati tim kerjanya ketika ia mampu memberikan teladan yang baik bagi tim kerja itu.
BERSAMBUNG




0 comments:
Post a Comment