<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-8801083416955004227</id><updated>2011-07-31T18:23:50.774+07:00</updated><title type='text'>indonesian_katrok-man's blog</title><subtitle type='html'>bismillahirrahmanirrahim
assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh
silakan menikmati blog saya...</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://bagusbpgkatrok.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8801083416955004227/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bagusbpgkatrok.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>bagus brahmantya prasetya gautama</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01615930202201851107</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>42</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8801083416955004227.post-6866499007882361534</id><published>2010-09-22T16:20:00.001+07:00</published><updated>2010-09-22T16:30:54.080+07:00</updated><title type='text'>KKN Mikrohidro</title><content type='html'>kemarin juli-agustus, saya dan teman2 setim KKN PPM UGM Unit 52 berhasil membangun instalasi pembangkit listrik tenaga mikrohidro di dusun kedungrong, desa purwoharjo, kecamatan samigaluh, kabupaten kulonprogo, yogyakarta, INDONESIA!!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;megaproyek ini adalah kelanjutan dari miniproyek tahun lalu yang juga bertitel KKN PPM UGM, tetapi sayang, miniproyek tahun lalu itu belum maksimal dan akhirnya kami didaulat untuk menambal kekurangan2 yang ada, memaksimalkan potensi2 yang tersedia, sehingga akhirnya jadilah megaproyek prestisius ini...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;mikrohidro kami secara teori mampu membangkitkan 800-900 watt listrik, yang kemudian disepakati digunakan untuk penerangan jalan umum di sekitar lokasi mikrohidro. kebetulan, lokasi sungainya dekat dengan jalan dusun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;saya hanya bisa berkata, Alhamdulillah n terimakasih teman2...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8801083416955004227-6866499007882361534?l=bagusbpgkatrok.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bagusbpgkatrok.blogspot.com/feeds/6866499007882361534/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bagusbpgkatrok.blogspot.com/2010/09/kkn-mikrohidro.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8801083416955004227/posts/default/6866499007882361534'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8801083416955004227/posts/default/6866499007882361534'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bagusbpgkatrok.blogspot.com/2010/09/kkn-mikrohidro.html' title='KKN Mikrohidro'/><author><name>bagus brahmantya prasetya gautama</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01615930202201851107</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8801083416955004227.post-7618632847649095281</id><published>2010-02-18T17:18:00.003+07:00</published><updated>2010-02-18T17:37:36.949+07:00</updated><title type='text'>ikutan electrica awards</title><content type='html'>&lt;a href="http://www.electricaawards.com/en/home"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 186px; height: 51px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_VGDCji1LnTY/S30VJP6UnzI/AAAAAAAAAJo/bOIIrve80JY/s320/logo-electrica-adwards-mini.png" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5439527173567586098" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;electrica awards adalah ajang kompetisi karya dan inovasi tingkat internasional di bidang power system, ibaratnya seperti lomba business plan plus-plus. electrica awards diselenggarakan oleh Areva T&amp;D, perusahaan manufaktur dan penyedia peralatan, sistem, dan jasa dengan range yang luas untuk semua tingkatan dalam pengiriman energi listrik dari pusat listrik ke &lt;em&gt;large end-user&lt;/em&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tema utama lomba ada 3:&lt;br /&gt;• Network efficiency: optimizing grid capabilities to transmit energy efficiently &lt;br /&gt;• Network stability: improving network stability to support intermittent and distributed energy sources. &lt;br /&gt;• Environmental friendliness: minimizing the environmental impact of transmission and distribution equipment.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dan alhamdulillah, tim kami dari elektro: Iqbal (team-leader), Hendra, Aris, Arif HP, dan saya berhasil menembus babak final dengan inovasi kami dalam bidang perancangan isolator yang ramah lingkungan. ide ini sebenarnya diawali studi yang telah dilakukan beberapa dosen seperti Prof. H. Berahim, Pak Arif Jaya, dan beberapa mahasiswa S2 di kampus kami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ini sebenarnya, adalah kompetensi skala internasional yang pertama kali saya (dan mungkin juga teman setim) alami. pada babak final ini, bahkan kami dibimbing mentor dari Areva T&amp;D: Mr. Uwe. A. Kaltenborn dan Mr. Gerardo Rebollar. mentor yang pertama adalah doktor di bidang ilmu keramik dan pemegang paten tentang epoksi resin, salah satu material isolator yang kami singgung dalam proposal kami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;oh ya... doakan semoga kami menang ya...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8801083416955004227-7618632847649095281?l=bagusbpgkatrok.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bagusbpgkatrok.blogspot.com/feeds/7618632847649095281/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bagusbpgkatrok.blogspot.com/2010/02/ikutan-electrica-awards.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8801083416955004227/posts/default/7618632847649095281'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8801083416955004227/posts/default/7618632847649095281'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bagusbpgkatrok.blogspot.com/2010/02/ikutan-electrica-awards.html' title='ikutan electrica awards'/><author><name>bagus brahmantya prasetya gautama</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01615930202201851107</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_VGDCji1LnTY/S30VJP6UnzI/AAAAAAAAAJo/bOIIrve80JY/s72-c/logo-electrica-adwards-mini.png' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8801083416955004227.post-8647499999806355411</id><published>2010-02-18T16:39:00.003+07:00</published><updated>2010-02-18T16:58:07.143+07:00</updated><title type='text'>meraskan MS Office 2007 Home and Student Version</title><content type='html'>&lt;a href="http://office.microsoft.com/en-us/suites/FX101674081033.aspx"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 133px; height: 180px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_VGDCji1LnTY/S30O8hEhu0I/AAAAAAAAAJg/4U3bwwJuig0/s320/ZA102821451033.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5439520357765724994" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;baru pertama kali ini, saya membeli software orisinal. software itu adalah microsoft office 2007 home and student version. dengan harga sekitar 750 ribu rupiah, kita dapat satu lisensi yang bisa dipakai 3 komputer yang berbeda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;saya, teman saya, dan seorang dosen saya bersepakat untuk &lt;em&gt;urunan&lt;/em&gt; membeli software ini. ternyata benar, teman dan dosen saya itu bisa menggunakan satu lisensi tadi untuk komputernya masing-masing. saya pun mencoba dan alhamdulillah sekarang sudah teraktivasi. wah, memakai software ori itu memang beda feel-nya, sekarang saya merasa bebas untuk berbuat banyak hal dengan software itu, menulis suatu dokumen, membuat presentasi, atau membuat perhitungan spreadsheet terasa lebih berkesan. apalagi windows 7 di laptop saya sudah ori (free dan legal dari msdnaa ugm).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;oh ya, paket home and student version ini meliputi Word, PowerPoint, Excel, dan OneNote. tidak selengkap versi standard atau professional memang, tetapi saya puas dengan paket yang ada dan menurut saya paket minimalis itulah yang paling dibutuhkan oleh pelanggan skala home and student. lagipula, paket lain seperti Visio bisa saya unduh liscence key-nya free dan legal dari portal msdnaa di kampus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;perlu ditambahkan juga bahwa, kalau kita melakukan install ulang, windows misalnya, insya Allah kita tetap bisa melakukan aktivasi dengan liscence code yang sama, asalkan komputer kita tidak berubah karena yang dicatat oleh microsoft waktu aktivasi adalah nomor seri komputer kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;akhir kata... lega bisa berekspresi dengan software ori&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8801083416955004227-8647499999806355411?l=bagusbpgkatrok.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bagusbpgkatrok.blogspot.com/feeds/8647499999806355411/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bagusbpgkatrok.blogspot.com/2010/02/meraskan-ms-office-2007-home-and.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8801083416955004227/posts/default/8647499999806355411'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8801083416955004227/posts/default/8647499999806355411'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bagusbpgkatrok.blogspot.com/2010/02/meraskan-ms-office-2007-home-and.html' title='meraskan MS Office 2007 Home and Student Version'/><author><name>bagus brahmantya prasetya gautama</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01615930202201851107</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_VGDCji1LnTY/S30O8hEhu0I/AAAAAAAAAJg/4U3bwwJuig0/s72-c/ZA102821451033.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8801083416955004227.post-1997197228868494656</id><published>2010-01-07T13:11:00.004+07:00</published><updated>2010-01-07T13:52:37.295+07:00</updated><title type='text'>Pengoreksi Faktor Daya Adaptif untuk Konsumen Residensial</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_VGDCji1LnTY/S0V_JJIa65I/AAAAAAAAAJY/9p5wJvQptMU/s1600-h/untitled.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_VGDCji1LnTY/S0V_JJIa65I/AAAAAAAAAJY/9p5wJvQptMU/s320/untitled.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5423881121284418450" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dewasa ini, penggunaan beban induktif di rumah tangga sudah semakin banyak. AC, komputer, mixer, blender, mesin cuci, dan lampu TL adalah sebagian contoh dari peralatan listrik rumah tangga yang bersifat induktif.  Sebagaimana kita tahu, beban yang bersifat induktif mengandung komponen daya reaktif yang berakibat mengurangi faktor daya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berkurangnya faktor daya ini dapat berimplikasi pada beberapa hal, yang pertama adalah turunnya nilai faktor daya membuat rating watt yang dapat digunakan oleh pelanggan juga turun dengan kapasitas VA yang sama. Hal tersebut membuat MCB di rumah lebih sering trip. Kedua, berkurangnya faktor daya juga membuat saluran distribusi tidak efisien. Semisal, saluran distribusi yang dapat menyalurkan daya aktif  20000 Watt, karena adanya penurunan faktor daya, kini hanya bisa menyalurkan daya aktif sebesar katakanlah 15000 watt. Jadi semula untuk menyuplai beban 60000 watt kita butuh 3 buah saluran distribusi, kini kita jadi membutuhkan 4 saluran distribusi. Ketiga, berkurangnya faktor daya yang berarti menunjukkan adanya daya VAR membuat pembangkit mengeluarkan energi lebih untuk menyuplai daya VAR.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada umumnya, besar VAR pada konsumen setiap konsumen rumah tangga tidak begitu besar. Namun, jumlah konsumen rumah tangga ini sangatlah besar. Hal tersebut membuat VAR total yang terjadi sangat besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk meningkatkan faktor daya dengan jalan mengompensasi VAR induktif, biasanya digunakan kapasitor dengan nilai tertentu yang tetap nilainya. Namun seringkali pemberian nilai tertentu ini kurang efektif. Konsumen senantiasa berubah-ubah kebutuhannya. Tidak setiap waktu pelanggan menyalakan peralatan listrik yang bersifat induktif tersebut. Waktu penggunaanya pun juga sering tidak sama. Hal itu berakibat pada berubah-ubahnya total beban induktif yang berimplikasi pada faktor daya yang digunakan bernilai tidak konstan. Bahkan, suatu kali berubahnya beban induktif ini bila perbaikan faktor daya menggunakan kapasitor yang digunakan bernilai tetap akan mengakibatkan beban bersifat leading.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk itu, dibutuhkan suatu alat yang digunakan untuk perbaikan faktor daya dengan jalan mengompensasi VAR yang adaptif terhadap perubahan daya yang digunakan oleh konsumen rumah tangga dengan harga terjangkau. Dengan tujuan itulah, alat berjudul "Pengoreksi Faktor Daya Adaptif untuk Konsumen Residensial" dibuat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Informasi tentang prinsip kerja alat dan spesifikasi rancangan, dapat dilihat &lt;a href="http://www.4shared.com/file/190281470/519d1ccc/Adaptive_Power_Factor_Correcto.html"&gt;di sini&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8801083416955004227-1997197228868494656?l=bagusbpgkatrok.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bagusbpgkatrok.blogspot.com/feeds/1997197228868494656/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bagusbpgkatrok.blogspot.com/2010/01/pengoreksi-faktor-daya-adaptif-untuk.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8801083416955004227/posts/default/1997197228868494656'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8801083416955004227/posts/default/1997197228868494656'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bagusbpgkatrok.blogspot.com/2010/01/pengoreksi-faktor-daya-adaptif-untuk.html' title='Pengoreksi Faktor Daya Adaptif untuk Konsumen Residensial'/><author><name>bagus brahmantya prasetya gautama</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01615930202201851107</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_VGDCji1LnTY/S0V_JJIa65I/AAAAAAAAAJY/9p5wJvQptMU/s72-c/untitled.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8801083416955004227.post-1756684156485126216</id><published>2009-12-28T12:43:00.002+07:00</published><updated>2009-12-28T12:58:56.596+07:00</updated><title type='text'>baru dapat akun msdnaa</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_VGDCji1LnTY/SzhI-eATnTI/AAAAAAAAAJQ/gKof9FFtLGs/s1600-h/msdaa.gif"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 60px; height: 60px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_VGDCji1LnTY/SzhI-eATnTI/AAAAAAAAAJQ/gKof9FFtLGs/s320/msdaa.gif" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5420162389583830322" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;saya akhirnya menyadari bahwa tuntutan kuliah dan lain2, membuat saya harus kembali dan tetap menggunakan windows. bayangan bajak-membajak pun tentu pernah terlintas... tetapi jadi malu juga kalau ditanya (calon) istri, mertua, dan anak2 saya nantinya... Pak..., Mas... nafkah darimu halal kan? wah, jawabannya bisa bikin pusing kalau saya terbuai dan merasa nyaman dengan bajak mambajak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tapi, kepala ini kini agak sedikit lega. microsoft tidak sepelit yang saya sangka... beruntung karena saya mahasiswa yang kampusnya terdaftar sebagai mitra msdnaa, akhirnya saya bisa menikmati lisensi windows xp, vista, dan windows 7 secara cuma2...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;alhamdulillah... sekarang tinggal nembak office... student version aja kali ya...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8801083416955004227-1756684156485126216?l=bagusbpgkatrok.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bagusbpgkatrok.blogspot.com/feeds/1756684156485126216/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bagusbpgkatrok.blogspot.com/2009/12/baru-dapat-akun-msdnaa.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8801083416955004227/posts/default/1756684156485126216'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8801083416955004227/posts/default/1756684156485126216'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bagusbpgkatrok.blogspot.com/2009/12/baru-dapat-akun-msdnaa.html' title='baru dapat akun msdnaa'/><author><name>bagus brahmantya prasetya gautama</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01615930202201851107</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_VGDCji1LnTY/SzhI-eATnTI/AAAAAAAAAJQ/gKof9FFtLGs/s72-c/msdaa.gif' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8801083416955004227.post-2555707731261673489</id><published>2009-10-12T15:57:00.009+07:00</published><updated>2009-10-12T17:13:08.371+07:00</updated><title type='text'>tentang gempa jabar dan sumbar dan gempa-gempa yang lain</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_VGDCji1LnTY/StL_rpMYueI/AAAAAAAAAJI/5L_wouLiXAU/s1600-h/gempa_padang.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 212px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_VGDCji1LnTY/StL_rpMYueI/AAAAAAAAAJI/5L_wouLiXAU/s320/gempa_padang.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5391652829173168610" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;courtesy : &lt;a href="http://www.ppk.or.id/Images/News/gempa_padang.jpg"&gt;http://www.ppk.or.id/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;bismillah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;gempa memang suatu peristiwa alam yang jelas bisa diterangkan secara ilmiah. beberapa orang yang merasa cukup dengan teori-teori ilmiah yang mereka pahami mengatakan bahwa gempa hanyalah sebatas peristiwa alam saja, dan menjadi lucu apabila dikaitkan dengan hal-hal yang berbau spiritual, misalnya mengatakan bahwa gempa itu adalah azab atau takdir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ya, bagi para 'alim, mereka bak orang bodoh yang tidak tahu bahwa teori ilmiah itu tidak terjadi begitu saja atau semata-mata karakteristik alam yang memang begitu adanya, tetapi adalah kehendak Allah Subhanahu Wata'ala. adanya hukum gravitasi, elektromagnet, atau hukum apapun di dunia ini, yang sudah diketahui maupun yang belum, semuanya adalah kehendak Allah Subhanahu Wata'ala, semua adalah ketentuan dari-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dan sungguh dengan kehendak-Nya lah, Ia mengazab dan memberi nikmat kepada siapa pun yang Ia Kehendaki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;mari kita dengarkan ceramah Al Ustadz Muhammad bin 'Umar As-Sewed tentang "&lt;a href="http://al-ilmu.com/kajian/detail.php?id=12"&gt;menambah keimanan saat musibah menimpa&lt;/a&gt;". Taushiah umum yang disampaikan di masjid agung bantul kepada kaum muslimin yogyakarta, khususnya bantul, pasca musibah gempa bumi yogyakarta. semoga kita dapat mengambil manfaat.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8801083416955004227-2555707731261673489?l=bagusbpgkatrok.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bagusbpgkatrok.blogspot.com/feeds/2555707731261673489/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bagusbpgkatrok.blogspot.com/2009/10/tentang-gempa-jabar-dan-sumbar-dan.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8801083416955004227/posts/default/2555707731261673489'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8801083416955004227/posts/default/2555707731261673489'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bagusbpgkatrok.blogspot.com/2009/10/tentang-gempa-jabar-dan-sumbar-dan.html' title='tentang gempa jabar dan sumbar dan gempa-gempa yang lain'/><author><name>bagus brahmantya prasetya gautama</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01615930202201851107</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_VGDCji1LnTY/StL_rpMYueI/AAAAAAAAAJI/5L_wouLiXAU/s72-c/gempa_padang.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8801083416955004227.post-7750544682500627778</id><published>2009-09-07T11:24:00.005+07:00</published><updated>2009-09-09T10:03:45.873+07:00</updated><title type='text'>north aglik sudah mendapat kompor gas program konversi</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_VGDCji1LnTY/SqSO2thVNUI/AAAAAAAAAJA/cdUqls-ka2o/s1600-h/DSC00006.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 212px; height: 160px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_VGDCji1LnTY/SqSO2thVNUI/AAAAAAAAAJA/cdUqls-ka2o/s320/DSC00006.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5378580925570692418" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;di akhir masa pemerintahannya, presiden SBY dan wakil presiden JK menginisiasi program konversi minyak tanah ke gas dan akhirnya program konversi itu menjamah desa saya. kira-kira, desa saya menerima satu set kompor gas (lengkap dengan regulator dan tabung gas isi 3 kg) pada hari-hari menjelang puasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;beberapa hari setelah kompor gas itu kami terima, ibu saya langsung memakainya untuk menggoreng kacang tanah dan kacang mete untuk dijual sebagai camilan lebaran. nyala apinya bagus...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;namun, di antara rasa terima kasih kami atas pembagian kompor gas ini, terbesit kekaguman luar biasa karena kebijakan pemerintah ini adalah upaya yang sungguh-sungguh dari pemerintah untuk menyalurkan anggaran yang sejatinya adalah uang rakyat agar dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya secara langsung oleh rakyat itu sendiri. kita sendiri telah melihat berbagai faidah di balik program konversi ini, anggaran negara tidak banyak tersedot untuk subsidi minyak tanah, sehingga bisa disalurkan untuk sektor lainnya. di samping itu, juga penggunaan kompor gas ini sepertinya lebih bersih dari kompor minyak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ya, semoga kita termasuk orang-orang yang bersyukur dan menaati ulil 'amr.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8801083416955004227-7750544682500627778?l=bagusbpgkatrok.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bagusbpgkatrok.blogspot.com/feeds/7750544682500627778/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bagusbpgkatrok.blogspot.com/2009/09/north-aglik-sudah-mendapat-kompor-gas.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8801083416955004227/posts/default/7750544682500627778'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8801083416955004227/posts/default/7750544682500627778'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bagusbpgkatrok.blogspot.com/2009/09/north-aglik-sudah-mendapat-kompor-gas.html' title='north aglik sudah mendapat kompor gas program konversi'/><author><name>bagus brahmantya prasetya gautama</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01615930202201851107</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_VGDCji1LnTY/SqSO2thVNUI/AAAAAAAAAJA/cdUqls-ka2o/s72-c/DSC00006.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8801083416955004227.post-2924978056532486291</id><published>2009-09-07T10:54:00.004+07:00</published><updated>2009-09-07T11:23:42.198+07:00</updated><title type='text'>pohon nanasku berbuah lagi</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_VGDCji1LnTY/SqSF9G_zoeI/AAAAAAAAAI4/_wiyO2KHQXE/s1600-h/dsc00007.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 160px; height: 207px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_VGDCji1LnTY/SqSF9G_zoeI/AAAAAAAAAI4/_wiyO2KHQXE/s320/dsc00007.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5378571139883966946" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;salah satu kegemaran saya adalah berkebun. di halaman belakang rumah saya, saya menanam pohon nanas dan mangga--dulu, sempat ada durian dan alpukat, tetapi mati. pohon nanas dan mangga itu saya tanam kira-kira ketika sma. pohon mangganya satu, masih remaja, dan belum berbuah. pohon nanasnya 3, pernah berbuah sekali--pohon nanas yang ketiga malah berasal dari buah yang saya petik pertama kali itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;karena saya lebih sering tinggal di jogja dua tahun belakangan ini, pohon-pohon di kebun saya jarang saya sirami. namun, buah nanas yang saya petik pertama kali dahulu rasanya lumayan manis, walaupun waktu berbuahnya lama sekali. mungkin ini karena saya jarang menyiraminya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;mengapa saya suka berkebun? pertanyaan yang nggak penting memamg dan siapa sih yang mau tahu. namun, bagi saya pertanyaan ini ternyata bukanlah hal sepele. paling tidak, telah menjadi semacam suatu harapan atau target bagi saya untuk mengetahui mengapa saya melakukan sesuatu tak peduli seberapa remeh sesuatu itu. repot sih, tetapi jelas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;berkebun di mata saya terkesan sangat segar, entah dengan warna dedaunannya yang hijau, atau butiran-butiran embun yang menempel di atasnya, atau rasa teduh di rimbunnya daun, atau warna kuncup daun muda yang selalu dinanti... dan cukup penting juga untuk menyebutkan bahwa berkebun dapat meredakan efek global warming!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ya... ayo berkebun!!!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8801083416955004227-2924978056532486291?l=bagusbpgkatrok.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bagusbpgkatrok.blogspot.com/feeds/2924978056532486291/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bagusbpgkatrok.blogspot.com/2009/09/pohon-nanasku-berbuah-lagi.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8801083416955004227/posts/default/2924978056532486291'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8801083416955004227/posts/default/2924978056532486291'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bagusbpgkatrok.blogspot.com/2009/09/pohon-nanasku-berbuah-lagi.html' title='pohon nanasku berbuah lagi'/><author><name>bagus brahmantya prasetya gautama</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01615930202201851107</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_VGDCji1LnTY/SqSF9G_zoeI/AAAAAAAAAI4/_wiyO2KHQXE/s72-c/dsc00007.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8801083416955004227.post-1228236044649470068</id><published>2009-08-20T13:58:00.000+07:00</published><updated>2009-08-20T14:08:47.125+07:00</updated><title type='text'>i go open source part III</title><content type='html'>libur panjang semester genap ini, saya berhasil merampungkan menulis 3 program permainan berbasis teks dalam bahasa C: PuZzLe GeSeR, Asy Syuddoqu, dan Java's Chess. PuZzLe GeSeR terinspirasi dari permainan demo di Matlab di mana pemain menggeser-geser angka-angka yang tersusun acak menjadi terurut kembali dengan urutan dari kecil ke besar. Asy Syuddoqu adalah permainan sudoku level pemula yang hanya menyertakan 362880 kombinasi (dari miliaran kombinasi yang ada). Java's Chess adalah permainan catur jawa atau tic tac toe berukuran 3x3.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;walaupun permainannya masih berbasis teks (bukan berbasis grafis) dan saya melakukan coding sekadar untuk "kill the time" dalam hari-hari menjelang usia 20 tahun, permainan ini sudah bisa dimainkan dengan cukup nyaman. namun demikian, tentu saja masih terdapat beberapa kekurangan dalam penulisan program, mungkin dari algoritma atau penghematan memori. oh ya, kedua program permainan ini saya lisensikan di bawah GPL versi 3. bagi yang tertarik meminta kode sumbernya, silakan kirim email permohonan ke bagusbpg@mail.te.ugm.ac.id.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;saya nasehatkan kepada penggemar permainan, permainan apa saja, jangan terlalu asyik bermain, waktu kita lebih berpeluang untuk hanya akan terbuang sia-sia... percayalah!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8801083416955004227-1228236044649470068?l=bagusbpgkatrok.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bagusbpgkatrok.blogspot.com/feeds/1228236044649470068/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bagusbpgkatrok.blogspot.com/2009/08/i-go-open-source-part-iii.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8801083416955004227/posts/default/1228236044649470068'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8801083416955004227/posts/default/1228236044649470068'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bagusbpgkatrok.blogspot.com/2009/08/i-go-open-source-part-iii.html' title='i go open source part III'/><author><name>bagus brahmantya prasetya gautama</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01615930202201851107</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8801083416955004227.post-4288804569081019746</id><published>2009-07-26T21:41:00.007+07:00</published><updated>2009-07-27T00:03:15.654+07:00</updated><title type='text'>salut untuk PNPM-MP part I</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_VGDCji1LnTY/SmyGx5PJLvI/AAAAAAAAAIw/l_aaIaUSdic/s1600-h/ppk_logo_rev.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 79px; height: 40px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_VGDCji1LnTY/SmyGx5PJLvI/AAAAAAAAAIw/l_aaIaUSdic/s320/ppk_logo_rev.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5362809448027467506" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;akhir-akhir ini, saya menyadari sesuatu yang sepertinya jarang terlintas di benak kebanyakan orang, bahwa pemerintah kita telah dengan begitu briliannya mencetuskan program kreatif yang membawa lebih banyak kemanfaatan yang tak terkira nilainya bagi masyarakat dibandingkan program-protram lainnya yang pernah ada sebelumnya. saya kira saya tidak berlebih-lebihan dalam hal ini, saya akui pnpm-mp adalah karya jenius pemerintah untuk menginisiasi pembangunan moral dan fisik dari akarnya, dari muaranya: di desa-desa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ya, seakan-akan saya tidak ingin berhenti memuji pemerintah akan program cemerlang ini. mau bagaimana lagi? memang harus diakui, program ini memberikan banyak manfaat, seperti:&lt;br /&gt;1. mendidik masyarakat bawah mengorganisasi suatu proyek pembangunan infrastruktur umum, mulai dari merencanakan, melaksanakan, mempertanggungjawabkan, dan tentu saja memeliharanya&lt;br /&gt;2. menyalurkan dengan lebih adil dan merata anggaran nasional yang sejatinya juga berasal dari uang rakyat (yang berasal dari pajak dan yang sejenis dengannya)&lt;br /&gt;3. merekatkan kembali tali silaturahmi antarwarga melalui kerjabakti-kerjabakti, gotongroyong-gotongroyong intensif.&lt;br /&gt;4. menggairahkan kembali seni bermasyarakat, tentang bagaimana cara memahami orang lain, mengendalikan perasaan, dll&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;lho kok bisa? memangnya seperti apa pnpm-mp itu? pnpm-mp adalah kepanjangan dari program nasional pemberdayaan masyarakat mandiri pedesaan. boleh dibilang program ini adalah metamorfosis selanjutnya dari blt, bantuan langsung tunai. jika blt adalah ulat, maka pnpm-mp adalah kupu-kupu. jika blt ibarat memberi ikan pada nelayan, pnpm-mp ibarat memberi kail dan umpan ketimbang ikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;untuk pemerintah: excellent!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BERSAMBUNG&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8801083416955004227-4288804569081019746?l=bagusbpgkatrok.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bagusbpgkatrok.blogspot.com/feeds/4288804569081019746/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bagusbpgkatrok.blogspot.com/2009/07/salut-untuk-pnpm-mp-part-i.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8801083416955004227/posts/default/4288804569081019746'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8801083416955004227/posts/default/4288804569081019746'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bagusbpgkatrok.blogspot.com/2009/07/salut-untuk-pnpm-mp-part-i.html' title='salut untuk PNPM-MP part I'/><author><name>bagus brahmantya prasetya gautama</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01615930202201851107</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_VGDCji1LnTY/SmyGx5PJLvI/AAAAAAAAAIw/l_aaIaUSdic/s72-c/ppk_logo_rev.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8801083416955004227.post-1798976437103107770</id><published>2009-06-27T03:58:00.000+07:00</published><updated>2009-06-27T04:01:41.311+07:00</updated><title type='text'>D4=S1, teruskan perjuangan kami!!!</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_VGDCji1LnTY/SkTlW73m9lI/AAAAAAAAAIo/zJ4WSIFRiXk/s1600-h/untitled.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 163px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_VGDCji1LnTY/SkTlW73m9lI/AAAAAAAAAIo/zJ4WSIFRiXk/s320/untitled.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5351654439413806674" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ya, kontes robot indonesia, kontes robot cerdas indonesia, dan kontes robot seni indonesia 2009 tingkat nasional telah berakhir minggu, 14 juni kemarin. yang terbaik perjuangannya telah mendapatkan haknya untuk menjadi juara. namun, di antara sekian juara, yang paling istimewa bagi saya adalah D4=S1, juara KR1 2009. bukan hanya karena robotnya yang canggih atau suporternya yang superkompak. dengan juaranya robot wakil PENS ini, semakin mengukuhkan tradisi juara yang sudah dibangun PENS sejak KRI diselenggarakan pertama kali. aura juara bertahan yang sulit terkalahkan memancar dari tim robot PENS sampai-sampai saya yang anak ketenagaan bermimpi jadi tim robot dan berhasrat memutus &lt;span style="font-style:italic;"&gt;track record&lt;/span&gt; itu... huh...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;untungnya, di kontes robot kali ini, saya bukan sebagai pengamat saja, alhamdulillah saya ditakdirkan untuk membantu dikti mengurusi pembuatan lapangan bertanding kontes robot, dan kebetulan yang saya tangani adalah lapangan &lt;span style="font-style:italic;"&gt;expert battle&lt;/span&gt;. ups kok ngelantur... kembali ke D4=S1: ya, sekarang saya hanya bisa berkata... D4=S1, selamat berjuang di tokyo, semoga juara dunia adalah hak Indonesia...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8801083416955004227-1798976437103107770?l=bagusbpgkatrok.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bagusbpgkatrok.blogspot.com/feeds/1798976437103107770/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bagusbpgkatrok.blogspot.com/2009/06/d4s1-teruskan-perjuangan-kami_27.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8801083416955004227/posts/default/1798976437103107770'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8801083416955004227/posts/default/1798976437103107770'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bagusbpgkatrok.blogspot.com/2009/06/d4s1-teruskan-perjuangan-kami_27.html' title='D4=S1, teruskan perjuangan kami!!!'/><author><name>bagus brahmantya prasetya gautama</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01615930202201851107</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_VGDCji1LnTY/SkTlW73m9lI/AAAAAAAAAIo/zJ4WSIFRiXk/s72-c/untitled.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8801083416955004227.post-7182265706150033476</id><published>2009-05-29T16:58:00.008+07:00</published><updated>2009-06-06T14:51:08.748+07:00</updated><title type='text'>berkunjung ke PLTP kamojang...</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://www.indonesiapower.co.id/index.php?option=com_content&amp;view=article&amp;id=54:unit-bisnis-pembangkitan-kamojang&amp;catid=36:ubp&amp;Itemid=57"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 213px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_VGDCji1LnTY/SioVey-xvkI/AAAAAAAAAIg/f-jc726Yjzs/s320/kamojang.png" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5344107526653853250" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;ini adalah kunjungan lapangan pertama saya sebagai mahasiswa elektro. dan alhamdulillah, kunjungan pertama itu begitu luar biasa berkesan karena tempat yang dikunjungi adalah &lt;span style="font-style:italic;"&gt;world class geothermal powerplant&lt;/span&gt; sekaligus pusat listrik tenaga panas bumi terbesar di indonesia, pltp kamojang. di mata saya, kamojang memang begitu mempesona layaknya mojang bandung... halah... terletak di pegunungan di daerah garut, dengan udara yang sejuk dan pemandangan khas pegunungan yang hijau lagi terasing*, siapa pun mungkin tak menyangka bahwa di sana terdapat pusat listrik sebesar itu. memang sih, dari bawah sudah kelihatan menara-menara saluran transmisi 150 kV berseliweran menyusuri pegunungan**.&lt;br /&gt;*)namun, setelah pltp kamojang dibangun, sebagai bentuk &lt;span style="font-style:italic;"&gt;corporate social responsibility&lt;/span&gt; dari Indonesia Power dan Pertamina sebagai pengembang usaha pltp di kamojang, daerah pegunungan itu menjadi tidak terasing lagi... ada menara BTS, jalan beraspal, pokoknya sip lah...&lt;br /&gt;**)inilah salah satu alasan perlunya saluran transmisi ketika suatu pusat listrik terletak jauh dari beban (konsumen). mengapa pltp biasanya terletak jauh dari beban? karena "bahan bakar" pltp (panas bumi) tidak bisa dikirim terlalu jauh dari sumbernya, sehingga pltp harus mengalah dan mendekat ke sumber panas bumi tersebut, yang kebanyakan adalah kawah pegunungan, bukannya mendekat ke baban di kota.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ya, kita bersyukur bahwa potensi panas bumi kita sungguh melimpah, konon katanya, total potensi mencapai 33 GW, dan baru 1 GW yang termanfaatkan***. panas bumi memang bisa diakses dari mana saja, dari kutub utara atau selatan pun tetap bisa, asalkan kita bisa mengebor kulit bumi sedalam yang kita butuhkan untuk bisa mengakses panas bumi tersebut. beruntungnya kita, indonesia terletak di dalam &lt;span style="font-style:italic;"&gt;ring of fire&lt;/span&gt; sehingga kita dimudahkan untuk mengakses energi panas bumi ini dari kawah-kawah di gunung-gunung. pltp kamojang sendiri terdiri dari beberapa subunit: kamojang, salak, dan darajat. semuanya di pegunungan. yang saya kunjungi adalah subunit kamojang. di sana ada 3 generator milik Indonesia Power, 1x30 MW dan 2x55 MW. juga ada generator lain milik Pertamina (swasta), tetapi saya tidak berkesempatan mengunjunginya. selain itu, saya juga berkesempatan melihat dari dekat gardu induk kamojang, mengamati betapa besarnya transformator di gardu induk, mendengarkan suara dengunan generator dan transformator. sungguh pengalaman baru &lt;span style="font-style:italic;"&gt;exciting&lt;/span&gt; dan mengasyikkan.&lt;br /&gt;***)lihat &lt;a href="http://www.dim.esdm.go.id/index.php?option=com_content&amp;view=article&amp;id=731:potensi-panas-bumi-indonesia-terbesar-dunia"&gt;di sini&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tidak semua potensi panas bumi di kamojang dimanfaatkan sebagai "bahan bakar" pltp. ini karena uap kering sebagai perwujudan energi panas bumi di kamojang, tidak semuanya memenuhi kualitas yang dibutuhkan**** untuk memutar generator dan membangkitkan listrik. oleh karena itu, beberapa kawah alami dan kawah buatan di kamojang yang "tidak memenuhi syarat" seperti itu dijadikan objek wisata sekadar untuk memberi tahu kepada pengunjung bahwa sumber panas bumi kamojang memang benar-benar HOT... jadi jangan main-main. sungai yang mengeluarakan asap, kubangan air yang mengeluarkan asap... jangan diobok-obok... bisa-bisa tangan atau kakimu melepuh. bahkan air untuk wudhu pun jadi hangat, padahal waktu itu udara pegunungan cukup dingin.&lt;br /&gt;****)seperti tekanan, suhu, kandungan kimia, dsb.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8801083416955004227-7182265706150033476?l=bagusbpgkatrok.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bagusbpgkatrok.blogspot.com/feeds/7182265706150033476/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bagusbpgkatrok.blogspot.com/2009/05/berkunjung-ke-pltp-kamojang.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8801083416955004227/posts/default/7182265706150033476'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8801083416955004227/posts/default/7182265706150033476'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bagusbpgkatrok.blogspot.com/2009/05/berkunjung-ke-pltp-kamojang.html' title='berkunjung ke PLTP kamojang...'/><author><name>bagus brahmantya prasetya gautama</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01615930202201851107</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_VGDCji1LnTY/SioVey-xvkI/AAAAAAAAAIg/f-jc726Yjzs/s72-c/kamojang.png' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8801083416955004227.post-2229686783631323694</id><published>2009-04-20T10:02:00.000+07:00</published><updated>2009-04-20T10:04:55.531+07:00</updated><title type='text'>ada apa dengan perbaikan faktor daya part IV</title><content type='html'>contnued from part III&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dilemakah ini? di satu sisi kita tidak memakai daya imajiner, tetapi di sisi lain kita membutuhkan perannya. jelas bahwa proporsi daya imajiner yang terlalu besar untuk daya kompleks yang dikirim, adalah hal yang buruk karena berarti semakin sedikit daya aktif atau energi yang kita dapatkan. namun, beruntungnya ini bukanlah suatu dilema. lho?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;masih ingat bahwa daya imajiner muncul dalam dua keadaan? pertama adalah arus yang mendahului tegangan, kedua adalah tegangan yang mendahului arus. dua hal yang bertentangan, tetapi sama-sama dikaitkan dengan daya imajiner. aneh memang. namun, keanehan ini justru menjadi anugrah bagi kita. maksudnya? secara tidak langsung, kita dituntun pada kenyataan penting lainnya bahwa daya imajiner itu sendiri mempunyai dua bentuk, yang pertama adalah ketika arus mendahului tegangan, dan yang kedua ketika tegangan mendahului arus. lalu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;anggap bahwa kita sedang menghadapi dua rangkaian yang dikaitkan dengan adanya daya imajiner. yang pertama adalah rangkaian induktif. kita ingat bahwa pada rangkaian seperti itu, tegangan mendahului arus, dan katakanlah misalnya selisih fasenya adalah a. yang kedua adalah rangkaian kapasitif, di mana arus mendahului tegangan dengan selisih fase b. pertanyaannya adalah, apa yang akan terjadi jika kedua rangkaian itu digabung? manakah yang muncul terlebih dahulu, arus atau tegangan? mungkin mudah sekali ditebak bahwa selisih fase antara tegangan dan arus pada rangkaian gabungan tadi akan menjadi a-b. maka, nilai a-b bisa positif, negatif, atau nol, tergantung besar a dan b. jika b&lt;a, arus mendahului tegangan. jika a&gt;b, tegangan mendahului arus.  jika a=b, arus dan tegangan menjadi sefase, yang berarti rangkaian gabungan itu tidak lagi bersifat kapasitif maupun induktif, melainkan telah menjadi rangkaian resistif! dan ternyata tebakan ini tidaklah salah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tebakan yang terbukti benar di atas menyarankan bahwa daya imajiner yang dikaitkan dengan beban kapasitif cenderung saling meniadakan dengan daya imajiner yang dikaitkan dengan beban induktif. kita tidak mengatakan bahwa daya imajiner menjadi nol* ketika a=b, melainkan kita mengatakan bahwa daya imajiner telah terkompensasi. untuk menerangkan hal ini, kita menyebut bahwa induktor menarik daya imajiner, sedangkan kapasitor memberikan daya imajiner, sesuai dengan sifat salaing meniadakan tadi. mengapa "menarik" dan mengapa "memberikan", tidaklah begitu penting. yang perlu diingat adalah bahwa mereka saling meniadakan.&lt;br /&gt;*)pada keadaan itu, medan listrik tetap ada di dalam kapasitor, begitu juga dengan medan magnet di dalam induktor. boleh dikatakan bahwa kapasitor "bermain lempar tangkap" energi listrik dengan  induktor, artinya energi listrik yang tersimpan sebagai medan listrik di dalam kapasitor dikirim ke induktor untuk disimpan sebagai medan magnet, selanjutnya dari induktor dikembalikan lagi ke kapasitor, dan begitu seterusnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;artinya kita tetap bisa menghadirkan peran daya imajiner, tetapi dengan mengkompensasinya, seolah-olah kita mendapati bahwa 100% dari daya kompleks muncul sebagai daya aktif. dan kita baru saja melakukan perbaikan faktor daya!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TAMAT&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8801083416955004227-2229686783631323694?l=bagusbpgkatrok.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bagusbpgkatrok.blogspot.com/feeds/2229686783631323694/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bagusbpgkatrok.blogspot.com/2009/04/ada-apa-dengan-perbaikan-faktor-daya_7530.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8801083416955004227/posts/default/2229686783631323694'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8801083416955004227/posts/default/2229686783631323694'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bagusbpgkatrok.blogspot.com/2009/04/ada-apa-dengan-perbaikan-faktor-daya_7530.html' title='ada apa dengan perbaikan faktor daya part IV'/><author><name>bagus brahmantya prasetya gautama</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01615930202201851107</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8801083416955004227.post-1763326149882353503</id><published>2009-04-20T10:01:00.000+07:00</published><updated>2009-04-20T10:02:50.849+07:00</updated><title type='text'>ada apa dengan perbaikan faktor daya part III</title><content type='html'>continued from part II&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;lalu, apa yang menjadi masalah? lampu yang berpijar, penanak nasi, kipas angin, mesin cuci, semuanya menyerap energi listrik dan menyediakan energi yang kita butuhkan. lampu menyediakan cahaya, penanak nasi menyediakan panas, kipas angin menyediakan angin, mesin cuci menyediakan putaran. cahaya, panas, angin, dan putaran tersebut tidaklah disimpan, mereka dipakai dan tidak akan pernah dikembalikan lagi ke sumber*. di sini menjadi jelas bahwa, kita menginginkan daya aktif, daya yang bisa kita pakai, bukan untuk disimpan sebagaimana daya imajiner.&lt;br /&gt;*)walaupun proses sebaliknya adalah mungkin untuk dilakukan (dan pada kenyataannya proses yang demikian memang sudah ada/terwujud), yaitu misalnya mengubah energi angin menjadi listrik, kita tidak menyebutnya sebagai penyimpanan energi listrik dalam energi angin. penyimpanan energi yang kita maksudkan adalah dalam medan listrik pada kapasitor maupun medan magner pada induktor.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;untuk suatu faktor daya tertentu, semakin besar daya aktif yang kita butuhkan, semakin besar pula daya imajiner yang muncul, begitu juga dengan daya kompleks yang dikirim. daya kompleks yang semakin besar, berarti untuk suatu tegangan tertentu, arus yang mengalir akan lebih besar. menyediakan arus yang besar ini tidaklah menguntungkan dari segi ekonomi dan teknik. oleh karena itu, kita memerlukan perbaikan faktor daya, sehingga daya kompleks yang dikirimkan dapat secara optimal dipakai sebagai daya aktif, bukan disimpan sebagai daya imajiner, dengan kata lain, kenaikan arus yang kita bicarakan sebelumnya cukup sewajarnya saja sesuai kenaikan permintaan daya aktifnya dan tidak terlalu dipengaruhi oleh daya imajiner.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;namun, yang mengejutkan adalah kelihatannya, mau tidak mau, untuk mendapatkan daya aktif, sering kita harus mengalokasikan sebagian daya kompleks dalam bentuk daya imajiner. hanya sedikit alat listrik yang dapat memakai daya aktif tanpa harus mengalokasikan daya imajiner, misalnya saja lampu pijar karena ia adalah beban resistif. memang harus diakui bahwa daya imajiner dengan sendirinya akan muncul dan tidak dapat terhindarkan karena ketidakidealan** alat listrik. namun, kebutuhan kita akan daya imajiner lebih dari sekadar karena ketidakidealan suatu alat listrik seperti itu. daya imajiner sungguh-sungguh sengaja diadakan. daya imajiner seolah-olah telah menjadi suatu syarat yang harus dipenuhi agar kita dapat memperoleh daya aktif. memang tampak aneh, tetapi ini sungguh-sungguh terjadi.&lt;br /&gt;**)pada kenyataanya, tidak ada resistor ideal (begitu juga kapasitor dan induktor). resistor yang ada tetap mengandung kapasitor dan induktor (dan sebaliknya), walaupun nilainya sangat kecil. oleh karena itu, baban resistif seperti lampu pijar, lebih tepat disebut sebagai beban yang dianggap resistif, karena daya imajinernya tetap ada, tetapi begitu kecilnya sehingga dapat diabaikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dalam berbagi proses konversi yang kita kenal dari energi listrik menjadi bentuk energi lain yang kita inginkan, prinsip-prinsip yang dipakai mengharuskan kita mengalokasikan sebagian daya kompleks sebagai daya imajiner. misalnya pada mesin listrik, katakanlah pompa air, kita menggunakan prinsip induksi Faraday dan gaya Lorentz, kedua-duanya menggunakan medan magnet sebagai perantara saat mengkonversi energi listrik menjadi putaran motor. yang kita inginkan tentu adalah putaran motor, tetapi putaran motor itu tidak akan pernah ada jika kita tidak mengubah (menyimpan) energi listrik ke dalam medan magnet terlebih dahulu. medan magnet itu dibentuk di kumparan motor, yang tidak lain adalah induktor. maka tak mengherankan jika kabanyakan alat listrik yang kita pakai bersifat induktif: pompa air, mesin cuci, kulkas, kipas angin, dll***. sampai di sini, kita simpulkan bahwa kita tidak memakai daya imajiner (dan memang tidak bisa), melainkan kita hanya membutuhkan perannya dalam konversi energi listrik ke energi lainnya.&lt;br /&gt;***)begitu pentingnya, sampai-sampai suatu matakuliah khusus telah dibuat untuk mengakomodasi kenyataan ini, yaitu matakuliah mesin listrik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BERSAMBUNG&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8801083416955004227-1763326149882353503?l=bagusbpgkatrok.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bagusbpgkatrok.blogspot.com/feeds/1763326149882353503/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bagusbpgkatrok.blogspot.com/2009/04/ada-apa-dengan-perbaikan-faktor-daya_1099.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8801083416955004227/posts/default/1763326149882353503'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8801083416955004227/posts/default/1763326149882353503'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bagusbpgkatrok.blogspot.com/2009/04/ada-apa-dengan-perbaikan-faktor-daya_1099.html' title='ada apa dengan perbaikan faktor daya part III'/><author><name>bagus brahmantya prasetya gautama</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01615930202201851107</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8801083416955004227.post-5148180211492115631</id><published>2009-04-20T09:59:00.000+07:00</published><updated>2009-04-20T10:00:59.408+07:00</updated><title type='text'>ada apa dengan perbaikan faktor daya part II</title><content type='html'>continued from part I&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kasus I: jika arus dan tegangan adalah sefase (artinya tidak mempunyai selisih fase), yaitu pada resistor (dan beban resistif lainnya), perkalian tegangan dan arus akan menyatakan daya yang kita beri nama daya aktif, daya yang seluruhnya terpakai oleh beban, artinya energi terus-menerus dikirim oleh sumber dan dipakai seluruhnya oleh beban.^^&lt;br /&gt;^^)dari sudut pandang matematis, kita melihat bahwa perkalian v dan i selalu bernilai positif (selama satu periode). maknanya secara fisis, seperti yang telah kita sebutkan, bahwa energi terus-menerus dikirim oleh sumber dan dipakai seluruhnya oleh beban.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kasus II: jika arus dan tegangan berbeda fase 90 derajat, yaitu pada kapasitor (atau -90 derajat pada induktor), perkalian tegangan dan arus akan menyatakan daya yang kita beri nama daya imajiner, daya yang tidak dipakai oleh beban (dalam hal ini kapasitor atau induktor). lalu apa yang sebenarnya terjadi? intinya, energi tidaklah terus-menerus dikirim oleh sumber, melainkan hanya selama setengah periode saja, di mana energi tersebut justru hanya disimpan (ketimbang dipakai) oleh beban, untuk kemudian dikembalikan ke sumber pada setegah periode berkutnya. jadi, secara netto, tidak ada daya yang dipakai.^^^&lt;br /&gt;^^^)dari sudut pandang matematis, kita melihat bahwa perkalian v dan i bernilai positif untuk setegah periode dan bernilai negatif untuk setengah periode berikutnya. maknanya secara fisis, selama daya bernilai positif pada setengah periode pertama, energi dipasok oleh sumber ke beban untuk disimpan, sedangkan selama daya bernilai negatif pada setengah periode berikutnya, energi yang disimpan tadi dikembalikan ke sumber.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kasus III, jika arus dan tegangan berbeda fase antara 0 dan 90 derajat, yaitu pada beban kapasitif (atau antara 0 dan -90 derajat pada beban induktif), perkalian tegangan dan arus akan memiliki dua komponen sekaligus, yaitu daya aktif dan daya imajiner, artinya, sebagian energi akan terus menerus dipakai beban, sedangkan sebagian energi sisanya hanya disimpan sementara kemudian dikembalikan lagi.`&lt;br /&gt;`)dari sudut pandang matematis, kita melihat bahwa perkalian v dan i benar-benar mengandung dua komponen, yang pertama selalu bernilai positif selama satu periode penuh, dan ini bersesuaian dengan daya aktif; yang kedua bernilai positif hanya pada separuh periode dan bernilai negatif pada separuh sisanya, dan ini bersesuaian dengan daya imajiner.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kita telah melihat pada ketiga kasus di atas, bahwa perkalian v dan i dapat mempunyai beragam kombinasi, daya aktif saja, daya imajiner saja, atau mengandung kedua-duanya. oleh karena itu, untuk memperumum keadaan ini, perkalian v dan i disebut sebagai daya kompleks. kemudian, dari sinilah muncul kebutuhan suatu parameter yang disebut faktor daya. faktor daya memberikan informasi kepada kita tentang berapa persen dari daya kompleks itu muncul sebgai daya aktif. maka menjadi jelas bagi kita bahwa pada kasus I, faktor daya adalah 1 (100% dari daya kompleks muncul sebagai daya aktif); pada kasus II, faktor daya adalah 0 (0% dari daya kompleks muncul sebagai daya aktif); pada kasus III, faktor daya bernilai antara 0 dan 1 (sekian persen dari daya kompleks muncul sebagai daya aktif)``.&lt;br /&gt;``)lalu daya kompleks, imajiner, dan aktif dinyatakan dalam apa? watt? untuk membedakan apakah daya yang dimaksud adalah daya kompleks, imajiner, atau aktif, masing-masing dinyatakan dalam satuan yang berbeda. daya kompleks dalam VA (volt.ampere), daya imajiner dalam VAR (volt.ampere reaktif), daya aktif dalam W (watt). ketiganya setara dalam mendeskripsikan daya secara umum, tetapi berbeda dalam cara bagaimana daya itu dipakai, dan tentang ini tidaklah perlu penjelasan lebih jauh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BERSAMBUNG&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8801083416955004227-5148180211492115631?l=bagusbpgkatrok.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bagusbpgkatrok.blogspot.com/feeds/5148180211492115631/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bagusbpgkatrok.blogspot.com/2009/04/ada-apa-dengan-perbaikan-faktor-daya_20.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8801083416955004227/posts/default/5148180211492115631'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8801083416955004227/posts/default/5148180211492115631'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bagusbpgkatrok.blogspot.com/2009/04/ada-apa-dengan-perbaikan-faktor-daya_20.html' title='ada apa dengan perbaikan faktor daya part II'/><author><name>bagus brahmantya prasetya gautama</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01615930202201851107</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8801083416955004227.post-27136727226250094</id><published>2009-04-20T09:55:00.002+07:00</published><updated>2009-04-20T10:01:39.346+07:00</updated><title type='text'>ada apa dengan perbaikan faktor daya part I</title><content type='html'>faktor daya, sebuah topik yang tak dapat dipungkiri lagi sangatlah penting dalam rekayasa sistem tenaga listrik... tak mengherankan jika beberapa mahasiswa dipusingkan karenanya... :).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sebenarnya, faktor daya itu apa sich? menurut saya, boleh dibilang faktor daya itu menyatakan seberapa banyak daya yang terpakai* (atau istilah tekniknya terdisipasi) oleh suatu beban untuk setiap tegangan yang dipertahankan dan arus yang mengalir pada beban tersebut. maksudnya?&lt;br /&gt;*)saya tidak menyebutnya sebagai daya yang benar-benar terpakai, walaupun pengertian ini tidaklah keliru. saya melakukannya sekadar untuk menghindari kerancuan yang mungkin timbul dengan istilah lain yang mungkin lebih dahulu dikenal yaitu efisiensi, yang berkaitan dengan minimalisasi rugi-rugi daya. rugi-rugi daya itu sendiri, dalam konteks faktor daya, adalah termasuk daya yang terpakai walaupun tidak memberikan manfaat (sehingga lebih tepat disebut daya yang terbuang). jadi, istilah daya yang terpakai merujuk kepada semua daya yang terpakai baik yang bermanfaat maupun yang tidak (losses).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;telah diketahui bahwa untuk suatu tegangan v yang kita pertahankan pada beban z, akan mengalir arus sebesar i=v/z melalui beban tersebut. v biasanya adalah sinusoidal, begitu juga dengan arus. namun, kaitannya dengan seberapa banyak daya yang dipakai oleh beban, ketimbang memperhatikan besar tegangan atau arus tersebut, kita lebih tertarik untuk mengetahui selisih fase antara keduanya, artinya manakah yang lebih dahulu (muncul), arus atau tegangan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;mungkin susah dibayangkan, bagaimana mungkin arus bisa mendahului tegangan, atau sebaliknya. arus yang mendahului tegangan dapat dibayangkan sebagai berikut: saat tegangan hendak mulai ada (dari nol), arus ternyata (telah) mencapai nilai tertentu, seolah-olah arus muncul sebelum tegangan (dan arus memang sungguh-sungguh mendahului tegangan dalam kasus ini). kapasitor** (dan beban kapasitif lainnya) dapat menyebabkan keadaan ini. tegangan yang mendahului arus dapat dibayangkan sebagai berikut: saat tegangan (telah) mencapai nilai tertentu, arus justru hendak mulai ada (dari nol), seolah-olah tegangan muncul sebelum arus (dan tegangan memang sungguh-sungguh mendahului arus dalam kasus ini). induktor*** (dan beban induktif lainnya) dapat menyebabkan keadaan ini. mengapa kapasitor dan induktor berkelakuan seperti ini tidaklah perlu dibahas dalam memahami faktor daya.&lt;br /&gt;**)bahkan pada kapasitor (ideal), arus telah mencapai nilai maksimumnya pada saat itu. kita nyatakan di sini, pada kapasitor (ideal), arus mendahului tegangan sebesar 90 derajat. kapasitor menyimpan energi dalam bentuk medan listrik.&lt;br /&gt;***)bahkan pada induktor (ideal), tegangan telah mencapai nilai maksimumnya pada saat itu. kita nyatakan di sini, pada induktor (ideal), arus tertinggal dari tegangan sebesar 90 derajat (atau arus mendahului tegangan sebesar -90 derajat). induktor menyimpan energi dalam bentuk medan magnet.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;berdasarkan selisih fase antara tegangan dan arus, kita dituntun kepada kenyataan bahwa daya tidaklah sesederhana perkalian antara arus dan tegangan sebagaimana yang kita kenal. akan kita lihat bahwa daya itu sebenarnya ada tiga jenis^. untuk memahaminya, kita akan menyelidiki 3 kasus.&lt;br /&gt;^)untuk kasus di mana muncul harmonik, maka kita akan mengenal daya lain, yaitu daya harmonik. namun, itu sudah di luar pembicaraan kita sekarang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BERSAMBUNG&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8801083416955004227-27136727226250094?l=bagusbpgkatrok.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bagusbpgkatrok.blogspot.com/feeds/27136727226250094/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bagusbpgkatrok.blogspot.com/2009/04/ada-apa-dengan-perbaikan-faktor-daya.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8801083416955004227/posts/default/27136727226250094'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8801083416955004227/posts/default/27136727226250094'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bagusbpgkatrok.blogspot.com/2009/04/ada-apa-dengan-perbaikan-faktor-daya.html' title='ada apa dengan perbaikan faktor daya part I'/><author><name>bagus brahmantya prasetya gautama</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01615930202201851107</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8801083416955004227.post-3429376047094444101</id><published>2009-04-02T23:02:00.002+07:00</published><updated>2009-04-02T23:30:19.266+07:00</updated><title type='text'>belajar entrepreneurship dari ahli (catatan kuliah studium generale) part II</title><content type='html'>continued from part I...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pembicara pada pertemuan kedua adalah Pak Saptuari, pendiri Kedai Digital, sebuah usaha di bidang kerajinan, yaitu pembuatan pin, mug, kaos, dsb yang sangat unik karena pelanggan dapat memesan agar desainnya sesuai dengan seleranya. Keunikan inilah yang saya rasa membuat Kedai digital cepat diterima pasar, dan akhirnya mampu berkembang dan eksis dengan beberapa cabang di kota-kota besar di Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesan pertama saya ketika mendengarkan kuliah dari Pak Saptuari adalah beliau itu tidak punya rasa malu... :), artinya berani berbicara di depan publik untuk mengutarakan ide-ide kreatifnya (beliau menyebutnya ide gila), berani mengambil risiko, berani berdarah-darah untuk mencapai kesuksesan. Poin penting inilah yang memang selayaknya dimiliki oleh seorang entrepreneur, ia harus mampu meyakinkan orang-orang di sekitarnya tentang apa yang ia tawarkan kepada mereka. Beliau, menyebut skill ini dengan &lt;span style="font-style:italic;"&gt;putusnya urat malu&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Skill kedua yang juga harus dimiliki oleh seorang entrepreneur adalah kreativitas, pola pikir yang &lt;span style="font-style:italic;"&gt;out of the box&lt;/span&gt;, kemampuan memoles sesuatu yang biasa menjadi luar biasa, atau paling tidak terlihat luar biasa. Hal ini dilakukan beliau dengan mendesain kerajian sesuai selera atau pesanan pelanggan, hal yang jarang atau bahkan belum pernah terpikirkan oleh pengusaha kerajinan sejenis. Menurut saya, semua orang mempunyai sisi kreatifnya sendiri-sendiri. Beberapa di antara mereka berhasil mengeksploitasi sisi itu secara maksimal, sedangkan sisanya hanya mengesampingkannya, hanya ikut-ikutan saja. Beliau menyebutkan bahwa, sumber kreativitas adalah otak kanan, sehingga saran beliau pada kami yang hampir setiap hari hanya menggunakan otak kiri saja, untuk berlatih berimajinasi untuk mengaktifkan otak kanan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu yang mengejutkan saya, adalah beliau tidak memungkiri bahwa modal finansial itu memiliki peran yang cukup penting dalam membangun suatu usaha mandiri, hal mana yang jarang diakui oleh pembicara atau motivator kebanyakan. Tips beliau agar seseorang yang berniat menjadi entrepreneur mampu membangun kemantapan finansialnya adalah dengan memutar modal, artinya dengan modal seadanya, berusaha sedikit demi sedikit membuat modal itu beranak melalui usaha kecil-kecilan terlebih dahulu sampai modal akhirnya dirasa mencukupi untuk memulai usaha yang sebenarnya dahulu. Tentu saja, untuk mempraktikkan hal ini, diperlukan pengetahuan menajemen dan ekonomi. Oleh karena itu, beliau juga menasihati agar kami tidak melupakan untuk membaca buku-buku manajemen atau ekonomi, juga buku motivasi, di samping buku-buku kuliah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal lainnya yang menarik bagi saya adalah pemikiran beliau tentang menjadi PNS (Pegawai Negeri Sipil) atau pegawai suatu perusahaan secara umum. Beliau menyodorkan fakta bahwa jumlah lowongan kerja, khususnya di Indonesia, tidaklah mencukupi bagi seluruh calon tenaga kerja. Artinya, hampir dapat dipastikan bahwa jika orang-orang tetap pada pendirian lama, yaitu melamar kerja begitu lulus, sebagian di antara mereka akan tidak mendapatkan pekerjaan, atau paling tidak sulit mendapat pekerjaan. Menurut saya, hal itu memang benar. Menjadi pegawai, baik PNS maupun karyawan perusahaan, bukanlah suatu kesalahan, itu adalah pilihan hidup. Yang mungkin agak kurang tepat adalah pemikiran kita bahwa satu-satunya sumber nafkah hanyalah menjadi PNS dan yang sejenisnya. Sekarang, sudah zamannya kita menciptakan peluang sendiri*.&lt;br /&gt;*)kalau Anda berkenan, silakah baca postingan saya berjudul "&lt;a href="http://bagusbpgkatrok.blogspot.com/2009/01/tentang-cpns.html"&gt;tentang CPNS&lt;/a&gt;"&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8801083416955004227-3429376047094444101?l=bagusbpgkatrok.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bagusbpgkatrok.blogspot.com/feeds/3429376047094444101/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bagusbpgkatrok.blogspot.com/2009/04/belajar-entrepreneurship-dari-ahli.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8801083416955004227/posts/default/3429376047094444101'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8801083416955004227/posts/default/3429376047094444101'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bagusbpgkatrok.blogspot.com/2009/04/belajar-entrepreneurship-dari-ahli.html' title='belajar entrepreneurship dari ahli (catatan kuliah studium generale) part II'/><author><name>bagus brahmantya prasetya gautama</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01615930202201851107</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8801083416955004227.post-7015044226555372267</id><published>2009-04-02T21:18:00.002+07:00</published><updated>2009-07-27T00:25:43.276+07:00</updated><title type='text'>the train named prambanan ekspres</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_VGDCji1LnTY/SdTcfsen0II/AAAAAAAAAIQ/85lZHQEJUwQ/s1600-h/prameksri2.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 136px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_VGDCji1LnTY/SdTcfsen0II/AAAAAAAAAIQ/85lZHQEJUwQ/s320/prameksri2.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5320119496905052290" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;whenever i go back from jogja to my hometown, kutoarjo, (or vise versa), i prefer to use train rather than bus or motorcycle. for me and may be for the others too (especially non-local students in jogja or solo like me) think that bus is quite expensive compared to the (bussiness class) train for medium to long-distance trip. while motorcycle... ehm... is the same except we will get more tired obviously (but fortunately, i have not had driving liscence yet... :).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;while for the same distance (from jogja to kutoarjo, it is about 70 km far)the bus ticket will be 12000 rupiahs and the motorcycle needs about 10000 rupiahs for the fuel, a prameks (shortened from prambanan ekspress) train ticket will only cost 7000 rupiahs, how cheap! beside this, the trip with prameks will take only half in time compared to bus or motorcycle.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;but, behind its interesting cost and incredible speed, there is one serious problem left. everyday, when the clock rises to 7.00 pm and 04.00 am, people start to go to their office for work, or comeback to their home after work, then the train operates around that time will be very crowded, seems like overnumber of passenger. even, this can still get worse when holiday. huh... at the time, you will feel difficult to sit, although on the floor... so it's wiser to choose another schedule of departure.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;if you are tourist who wish to visit many interesting sites at either jogja or solo, then prameks will give you such well accessibility to travel to those places.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;picture of the inside of prameks is taken from &lt;a href="http://aris.pituruh.com/2008/03/26/jadwal-kereta-api-prameks-yogyakarta-kutoarjo-yogyakarta/"&gt;http://aris.pituruh.com/2008/03/26/jadwal-kereta-api-prameks-yogyakarta-kutoarjo-yogyakarta/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;picture of the outside of prameks is taken from &lt;a href="http://www.skyscrapercity.com/showthread.php?t=250788&amp;page=16"&gt;http://www.skyscrapercity.com/showthread.php?t=250788&amp;page=16&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8801083416955004227-7015044226555372267?l=bagusbpgkatrok.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bagusbpgkatrok.blogspot.com/feeds/7015044226555372267/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bagusbpgkatrok.blogspot.com/2009/04/train-named-prambanan-ekspres.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8801083416955004227/posts/default/7015044226555372267'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8801083416955004227/posts/default/7015044226555372267'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bagusbpgkatrok.blogspot.com/2009/04/train-named-prambanan-ekspres.html' title='the train named prambanan ekspres'/><author><name>bagus brahmantya prasetya gautama</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01615930202201851107</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_VGDCji1LnTY/SdTcfsen0II/AAAAAAAAAIQ/85lZHQEJUwQ/s72-c/prameksri2.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8801083416955004227.post-7547528357476040923</id><published>2009-03-30T12:30:00.004+07:00</published><updated>2009-03-31T13:29:54.107+07:00</updated><title type='text'>learning by listening to everything in english from native speaker</title><content type='html'>as we've already knew, english has been international language for a long time and i think it will still be at the future. all people around the world will continue to use english, no matter why it had to be english, not indonesian or javanese. i won't try to answer such question here, but more importantly why there are still people don't fell convenient with english.&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_VGDCji1LnTY/SdG4KgawD_I/AAAAAAAAAII/ZmHkr-cFPhU/s1600-h/Screenshot.png"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 164px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_VGDCji1LnTY/SdG4KgawD_I/AAAAAAAAAII/ZmHkr-cFPhU/s320/Screenshot.png" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5319235125541605362" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;my friend, you can't speak english fluently today? just calm down, don't be panic. i believe that you (and i) are not too stupid (like what we've always assumed about ourselves) that will make you (or us) must encounter some problems in speaking english. however, many people i've known always say that they feel difficult to speak in english, simply, they don't know how to start or they don't know which words must be choosen. ok, you (and i) are non-native speaker, so what? is it because of this fact so we may let ourselves get problems in english?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;i stay to believe that human has given such intelligence in mastering every languages, no exception to english. but, how to use that amazing potential optimally depends greatly on the methods we've done. as we know, basic skills in every languages are listening, speaking, reading, and writing. and so far as i know, almost of us have learnt secondary language(s) at our school. at the time, the most developed (and might be the first we got) skill in our new language is reading rather than listening or speaking. it makes clear why we've been little confused at grammar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;every baby start to learn his/her mother's language from listening, not from reading obviously. i will not question why we must take different way at school when we start to learn new language(s). i just want to remember us the most natural way to learn our new languages. according to my observation, listening and then speaking is (or at least shold be) considered as the most natural way i've mentioned before. but, how we make use of this?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;so, my friend, i suggest you to feel free and comfort to listen to a native speaker directly (may be in seminar, course, radio etc) or in the form of recording (may be a television show etc). when there is a translation, just ignore it. by doing this, i hope you may find something interesting about the language, such as the pronouncing, accent, art in phrase, etc. after that, don't shy to show your new words you have just learnt, just be confidence. at first, there is no need in perfect use of grammar actually, just make it flows and your grammar will eventually be better and better, insya Allah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;when you find it works, you may combine it with reading and writing. once again, don't focused (to seriously) on grammar. for me, grammar is just complementary, not the language itself.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ok, what are you waiting for? let's try it!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8801083416955004227-7547528357476040923?l=bagusbpgkatrok.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bagusbpgkatrok.blogspot.com/feeds/7547528357476040923/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bagusbpgkatrok.blogspot.com/2009/03/learning-by-listening-to-everything-in.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8801083416955004227/posts/default/7547528357476040923'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8801083416955004227/posts/default/7547528357476040923'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bagusbpgkatrok.blogspot.com/2009/03/learning-by-listening-to-everything-in.html' title='learning by listening to everything in english from native speaker'/><author><name>bagus brahmantya prasetya gautama</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01615930202201851107</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_VGDCji1LnTY/SdG4KgawD_I/AAAAAAAAAII/ZmHkr-cFPhU/s72-c/Screenshot.png' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8801083416955004227.post-4616780045463682420</id><published>2009-03-14T09:55:00.007+07:00</published><updated>2009-03-14T11:11:48.499+07:00</updated><title type='text'>sebuah pertanyaan tentang transmisi daya listrik</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_VGDCji1LnTY/SbspCcUQdhI/AAAAAAAAAH4/kVHjfLYnfUA/s1600-h/diagram.png"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 173px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_VGDCji1LnTY/SbspCcUQdhI/AAAAAAAAAH4/kVHjfLYnfUA/s320/diagram.png" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5312885307351266834" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;transmisi daya listrik sudah lazim dilakukan pada tegangan tinggi, baik menggunakan HVAC (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;high voltage alternating current&lt;/span&gt;) maupun HVDC (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;high voltage direct current&lt;/span&gt;). yang disebut pertama menggunakan arus bolak-balik dan inilah yang terdapat di negara kita. yang kedua tentu saja menggunakan arus searah. pada postingan ini, saya tidak akan menyentuh pertanyaan semacam: manakah yang lebih baik, HVAC atau HVDC? yang saya permasalahkan adalah hal yang lebih mendasar, yaitu menyangkut alasan mengapa transmisi dilakukan pada tegangan tinggi (bahkan sampai ekstratinggi)*. sudah jelas dari beberapa kuliah (khususnya &lt;span style="font-style: italic;"&gt;high voltage engineering&lt;/span&gt;) bahwa transmisi daya listrik dilakukan pada tegangan tinggi untuk mengurangi &lt;span style="font-style: italic;"&gt;losses&lt;/span&gt; yang berkaitan dengan impedansi saluran transmisi. namun...&lt;br /&gt;*)&lt;span style="font-style: italic;"&gt;silakan merujuk &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Overhead_power_line"&gt;ke sini&lt;/a&gt; untuk keterangan lebih jauh mengenai bermacam-macam nilai tegangan yang biasa dipakai di jalur transmisi beserta penggolongannya.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;kalau boleh saya menggunakan kata-kata saya sendiri, ketika mengirimkan daya listrik, (sebenarnya) kita mengirimkan baik tegangan maupun arus**. katakanlah kita diberi kebebasan untuk memilih nominal tegangan yang kita pertahankan pada jalur transmisi***. jika tegangan dibuat rendah, untuk suatu daya tertentu, arus yang mengalir akan besar, dan sebaliknya jika tegangan dibuat tinggi. kedua pilihan itu terlihat sama jika tidak ada impedansi dari saluran transmisi itu sendiri. kenyataannya tidaklah demikian, impedansi saluran transmisi selalu ada dan tidak akan pernah diabaikan. lalu apa masalahnya?&lt;br /&gt;**)&lt;span style="font-style: italic;"&gt;ingat P=VI&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;***)&lt;span style="font-style: italic;"&gt;tentu saja kita tidak bisa mengubah dengan seenak hati tegangan terpasang di sisi pelanggan karena peralatan listrik (beban) hanya dirancang untuk bekerja pada tegangan (dan frekuensi) tertentu. kendala ini dapat diatasi dengan menggunakan transformator, dan saya kira tidak perlu penjelasan lebih jauh mengenai hal itu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kehadiran impedansi saluran transmisi menyebabkan munculnya &lt;span style="font-style: italic;"&gt;losses&lt;/span&gt;****, yang besarnya adalah I^2*Z. terlihat di sini akan pentingnya memperkecil arus yang disalurkan melalui jaringan transmisi guna memperkecil &lt;span style="font-style: italic;"&gt;losses&lt;/span&gt;. itu artinya transmisi daya listrik sudah seharusnya dilakukan pada tegangan tinggi^.&lt;br /&gt;****)&lt;span style="font-style: italic;"&gt;"who will pay for losses?" said Mr. T. Haryono, my lecturer at high voltage engineering class. ho3x... it's all about money...:)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;^)&lt;span style="font-style: italic;"&gt;ada alternatif lain, kita dapat memperkecil impedansi saluran. namun, ternyata itu belumlah cukup untuk meminimalisasi losses. cara-cara yang dipakai pun (untuk memperkecil impedansi saluran) mengindikasikan bahwa biaya untuk melakukannya relatif besar.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;pertanyaan terjawab...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;terjawab? eits tunggu dulu...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;jalan pemikiran di atas begitu gamblang dan secara meyakinkan memberikan alasan mengapa transmisi dilakukan pada tegangan tinggi. namun, entah mengapa suatu waktu, saya teringat kasus yang serupa, tetapi tak sama, yang mungkin (seharusnya) diberikan pada matakuliah &lt;span style="font-style: italic;"&gt;fundamentals of electrical engineering&lt;/span&gt; (khususnya &lt;span style="font-style: italic;"&gt;circuit theory&lt;/span&gt;). yang saya maksud adalah teorema transfer daya maksimum. teorema ini mengatakan bahwa daya (aktif) output (yaitu yang dipakai beban) dapat dibuat maksimal jika resistansi beban dibuat sama dengan resistansi jaringan (katakanlah kabel) atau sumber.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;secara kasar, terlihat bahwa teorema transfer daya maksimum "tidak dihiraukan sama sekali" pada saluran transmisi. ikut bingung seperti saya waktu itu? tenang...2x. bingung sekarang lebih baik daripada bingung saat pendadaran...:). walaupun tujuan yang ingin dicapai pada kedua kasus itu (yaitu pada saluran transmisi dan teorema transfer daya maksimum) adalah sama, (yaitu) supaya daya yang tersalurkan ke beban adalah sebesar mungkin dan juga persamaan lainnya seperti adanya resistansi (atau impedansi) saluran, tetapi jika ditelusuri lebih jauh, kedua kasus itu ternyata sama sekali berbeda.&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_VGDCji1LnTY/Sbshgfd3McI/AAAAAAAAAHo/tTUDx6HBjKE/s1600-h/Untitled.bmp"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 170px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_VGDCji1LnTY/Sbshgfd3McI/AAAAAAAAAHo/tTUDx6HBjKE/s320/Untitled.bmp" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5312877027499913666" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;pada saluran transmisi, daya yang dibangkitkan dari sisi sumber adalah tetap, sedangkan kasus pada mana teorema transfer daya maksimum berlaku adalah sistem dengan sumber tegangan (atau sumber arus) yang tetap, dengan demikian daya yang mampu disuplai sumber pada kasus kedua tersebut dapat bervariasi. itu perbedaan mendasarnya. pada kasus kedua, jika menggunakan sumber tegangan, daya yang disuplai sumber adalah V^2/(R+RL), sedangkan daya yang dipakai beban adalah [V/(R+RL)]^2*RL. V (tegangan sumber) dan R (resistansi saluran+sumber) adalah besaran yang tetap, sehingga daya (khususnya yang terpakai pada beban) adalah fungsi dari resistansi beban (RL). hal yang analog terjadi jika menggunakan sumber arus. pada kasus pertama, daya yang disuplai sumber besarnya tetap, misalnya P, sedangkan daya yang dipakai beban adalah P-(V1-V2)^2/R. V1 adalah tegangan pada sisi sekunder travo step up, sedangkan V2 adalah tegangan pada sisi primer travo step down, sehingga daya terpakai pada beban adalah fungsi dari tegangan saluran transmisi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sekarang, pertanyaan benar-benar telah terjawab. insyaAllah...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;gambar diagram sistem kelistrikan di atas diambil dari &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/High_voltage_line"&gt;http://en.wikipedia.org/wiki/High_voltage_line&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;gambar grafik daya terpakai pada beban pada teorema transfer daya maksimum di atas diambila dari &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Maximum_power_theorem"&gt;http://en.wikipedia.org/wiki/Maximum_power_theorem&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8801083416955004227-4616780045463682420?l=bagusbpgkatrok.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bagusbpgkatrok.blogspot.com/feeds/4616780045463682420/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bagusbpgkatrok.blogspot.com/2009/03/sebuah-pertanyaan-tentang-transmisi.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8801083416955004227/posts/default/4616780045463682420'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8801083416955004227/posts/default/4616780045463682420'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bagusbpgkatrok.blogspot.com/2009/03/sebuah-pertanyaan-tentang-transmisi.html' title='sebuah pertanyaan tentang transmisi daya listrik'/><author><name>bagus brahmantya prasetya gautama</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01615930202201851107</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_VGDCji1LnTY/SbspCcUQdhI/AAAAAAAAAH4/kVHjfLYnfUA/s72-c/diagram.png' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8801083416955004227.post-4019321406865330560</id><published>2009-03-07T12:04:00.004+07:00</published><updated>2009-03-07T12:22:15.173+07:00</updated><title type='text'>belajar entrepreneurship dari ahli (catatan kuliah studium generale) part I</title><content type='html'>&lt;a href="http://www.swaragama.com/"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 126px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_VGDCji1LnTY/SbICyCJdzoI/AAAAAAAAAHY/wkhifTFd8oc/s320/swaragama.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5310309969216523906" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;selama mengikuti mata kuliah stadium generale, saya hanya menghadiri tiga pertemuan setelah mid semester. ketiganya berbentuk tukar pendapat dan diskusi antara mahasiswa dengan praktisi dunia usaha, baik yang berlatar belakang usaha mandiri (entrepreneurship), maupun yang sukses menduduki jabatan di perusahaan besar di dalam atau di luar negeri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;pembicara pada pertemuan pertama kuliah sg adalah Pak Muhammad Amirullah. beliau adalah alumni Teknik Elektro UGM, &lt;span style="font-style:italic;"&gt;founder&lt;/span&gt; dari Swaragama FM. menurut saya, background beliau, yaitu teknik elektro, tentu sangat pas dengan pekerjaan beliau sekarang. namun, bukan itu saja yang menyebabkan beliau mampu meraih sukses seperti ini. beliau sejak kuliah sudah mulai merintis siaran radio dari kampus, artinya apa yang dilakukan beliau adalah suatu yang disenangi atau hobi, mungkin inilah kekuatan yang mendorong beliau untuk terus memperjuangkan berdirinya Swaragama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;pelajaran penting yang dapat saya ambil dari Pak Amir adalah seharusnya paling tidak kita berusaha mencintai apa yang sedang kita kerjakan, syukur-syukur apa yang akan kita kerjakan memang benar-benar kita cintai, suatu hobi atau kesukaan, sehingga kita dapat mencurahkan segala perhatian pada pekerjaan kita dan harapannya kita akan tahan terhadap tekanan-tekanan sampai kita mencapai kesuksesan dalam pekerjaan tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;beliau mengisahkan pernah menghadapi pilihan sulit ketika akan mempertahankan Swaragama atau menerima tawaran pekerjaan lain dari Pertamina. akhirnya, beliau memilih mempertahankan Swaragama, karena beliau merasa mempunyai hutang budi terhadap teman-teman yang telah membantunya, juga terhadap bantuan UGM ketika Swaragama menjalani masa-masa pertama. apalagi berdirinya Swaragama adalah mimpi besar beliau yang tidak dapat dilupakan begitu saja. bagi saya, perbuatan Pak Amir mencerminkan sikap seorang entrepreneur yang harus mampu mengambil keputusan, khususnya di masa-masa kritis, di mana ia harus mempertimbangkan berbagai aspek dari segala sudut pandang untuk masing-masing pilihan yang mungkin dipilih. seorang entrepreneur harus selalu memegang prinsip, tetapi juga harus cerdas dalam mengatur strategi, agar ia tidak salah dalam mengambil pilihan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;beliau juga mengisahkan persaingan antara Swaragama dengan stasiun radio lain di Jogja. sifat pantang menyerah dan kekuatan leadership yang beliau miliki ternyata mampu membawa Swaragama unjuk gigi di kancah broadcasting. memang, seorang entrepreneur seharusnya sadar bahwa persaingan itu adalah hal yang wajar dalam dunia usaha, selanjutnya adalah tentang bagaimana ia menyikapi persaingan itu. hanya usaha keras dan ketabahanlah yang mampu membawa kita keluar sebagai pemenang dalam persaingan yang kita hadapi. selalu berinovasi, memperbaiki service dari waktu ke waktu, dan mengoptimalkan kerja tim melalui leadership yang baik merupakan bentuk-bentuk usaha keras yang dimaksud di atas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;beliau juga memberikan tips untuk menjadi pemimpin tim kerja yang handal dan berwibawa, yaitu selalu mengerti kondisi tiap elemen dalam tim kerjanya, mengerti kelebihan dan kekurangan tim untuk disesuaikan dengan stategi atau manuver tim kerja. seorang pemimpin tidak boleh melakukan blunder dengan merencanakan suatu strategi yang tidak mempertimbangkan kelebihan dan kekurangan tim. selain itu, tidak boleh dilupakan juga bahwa seorang pemimpin akan lebih dihormati tim kerjanya ketika ia mampu memberikan teladan yang baik bagi tim kerja itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BERSAMBUNG&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8801083416955004227-4019321406865330560?l=bagusbpgkatrok.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bagusbpgkatrok.blogspot.com/feeds/4019321406865330560/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bagusbpgkatrok.blogspot.com/2009/03/belajar-entrepreneurship-dari-ahli.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8801083416955004227/posts/default/4019321406865330560'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8801083416955004227/posts/default/4019321406865330560'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bagusbpgkatrok.blogspot.com/2009/03/belajar-entrepreneurship-dari-ahli.html' title='belajar entrepreneurship dari ahli (catatan kuliah studium generale) part I'/><author><name>bagus brahmantya prasetya gautama</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01615930202201851107</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_VGDCji1LnTY/SbICyCJdzoI/AAAAAAAAAHY/wkhifTFd8oc/s72-c/swaragama.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8801083416955004227.post-7377404322653229470</id><published>2009-03-07T12:01:00.001+07:00</published><updated>2009-03-07T12:01:53.227+07:00</updated><title type='text'>being paperless : just blog it!</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://www.blogger.com/img/logo40.png"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 150px; height: 40px;" src="http://www.blogger.com/img/logo40.png" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt; bagi mahasiswa, mengekspresikan paperless bisa dalam bentuk chatting-an, friendster-an, facebook-an, plurk-ing atau blogging. yang paling saya sukai adalah blogging. mengapa? kadang-kadang tugas kuliah berupa paper atau artikel dapat diupload ke blog. selain tidak merepotkan dosen dalam memberikan nilai, kita bisa melakukan personal branding. personal branding? dengan blog, kita bisa membangung citra positif diri kita lho. melalui postingan yang kita tulis, komentar-komentar, atau bagian blog yang lain, dunia bisa mengetahui karakter atau keahlian kita. pilihan ada di tangan kita, mau facebook-an hanya untuk memajang foto-foto gak jelas, komen-komen gak mutu, atau ngeblog yang serius dan bermanfaat (bagi facebooker: jangan marah ya... :)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8801083416955004227-7377404322653229470?l=bagusbpgkatrok.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bagusbpgkatrok.blogspot.com/feeds/7377404322653229470/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bagusbpgkatrok.blogspot.com/2009/03/being-paperless-just-blog-it.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8801083416955004227/posts/default/7377404322653229470'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8801083416955004227/posts/default/7377404322653229470'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bagusbpgkatrok.blogspot.com/2009/03/being-paperless-just-blog-it.html' title='being paperless : just blog it!'/><author><name>bagus brahmantya prasetya gautama</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01615930202201851107</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8801083416955004227.post-3483286682438965477</id><published>2009-02-23T12:49:00.010+07:00</published><updated>2009-03-02T14:23:55.330+07:00</updated><title type='text'>being paperless : still a dilemma?</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_VGDCji1LnTY/SaOSJZruMPI/AAAAAAAAAHQ/ic9KnqglVeE/s1600-h/paperless.png"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 82px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_VGDCji1LnTY/SaOSJZruMPI/AAAAAAAAAHQ/ic9KnqglVeE/s320/paperless.png" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5306245476183322866" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;semester baru, buku baru. itu lumrah dan saya tidak terkejut jikalau ternyata kebanyakan teman saya memang masih merasa nyaman dengan membaca sebuah buku saat belajar. namun entah mengapa, akhir-akhir ini, saya lebih menyukai membaca buku versi elektronik (ebook) daripada buku &lt;span style="font-style:italic;"&gt;yang biasanya&lt;/span&gt;. &lt;span style="font-style:italic;"&gt;so what?&lt;/span&gt; ingat akan pesan Pak Rommy saat seminar dulu: &lt;span style="font-style:italic;"&gt;please, be paperless.&lt;/span&gt;, saya jadi penasaran, apa sih manfaat paperless? benarkah paperless memberikan solusi yang ramah lingkungan sebagaimana didengung-dengungkan, misalnya demi penghematan energi?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;adalah suatu fakta yang tak terbantahkan bahwa buku konvensional dibuat dari kertas, tetapi juga merupakan kenyataan lain pula bahwa kertas berasal dari kayu pohon. sayang, kenyataan terakhir inilah yang sering kita lupakan. yang saya ingin katakan di sini adalah bahwa opsi paperless paling tidak dapat menghindarkan kita dari menebang pohon hanya untuk membuat kertas, sebuah cara yang tentunya sangat didukung oleh kampanye pro-lingkungan. namun, seandainya kertas konvensional masih digunakan (dan sepertinya akan terus digunakan), pun penebangan pohon tetap bisa dikurangi, misalnya dengan menggunakan kertas daur ulang (atau bahan baku alternatif lain?).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ups... bukankah buku versi elektronik mutlak memerlukan energi listrik. jadi? benarkah bahwa jumlah energi yang kita gunakan ketika membaca ebook adalah lebih kecil dari kerugian akibat menebang pohon, walaupun katakanlah, kita sudah menggunakan kertas renewable? pertanyaan ini masih menjadi misteri bagi saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BERSAMBUNG&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;gambar tumpukan kertas di atas diambil dari &lt;a href="http://www.trainsignaltraining.com/my-first-it-certification-part-16-comptia-a/2007-12-14/"&gt;http://www.trainsignaltraining.com/my-first-it-certification-part-16-comptia-a/2007-12-14/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;gambar laptop di atas diambil dari &lt;a href="http://blogs.sun.com/geertjan/entry/nirvana_is_a_paperless_office"&gt;http://blogs.sun.com/geertjan/entry/nirvana_is_a_paperless_office&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8801083416955004227-3483286682438965477?l=bagusbpgkatrok.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bagusbpgkatrok.blogspot.com/feeds/3483286682438965477/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bagusbpgkatrok.blogspot.com/2009/02/being-paperless-still-dilemma.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8801083416955004227/posts/default/3483286682438965477'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8801083416955004227/posts/default/3483286682438965477'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bagusbpgkatrok.blogspot.com/2009/02/being-paperless-still-dilemma.html' title='being paperless : still a dilemma?'/><author><name>bagus brahmantya prasetya gautama</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01615930202201851107</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_VGDCji1LnTY/SaOSJZruMPI/AAAAAAAAAHQ/ic9KnqglVeE/s72-c/paperless.png' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8801083416955004227.post-5408181121203783231</id><published>2009-02-19T09:58:00.005+07:00</published><updated>2009-02-21T09:36:15.822+07:00</updated><title type='text'>antara korsleting dan kebakaran part BONUS</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_VGDCji1LnTY/SZ9ezPIQUDI/AAAAAAAAAHI/gLOu2xU9zQI/s1600-h/baru.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 139px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_VGDCji1LnTY/SZ9ezPIQUDI/AAAAAAAAAHI/gLOu2xU9zQI/s320/baru.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5305063120393228338" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;panas yang terjadi dalam suatu kabel ketika arus listrik mengalir dapat dijelaskan dengan cukup baik apabila kita meninjau dengan sepantasnya pada skala mikroskopis atau atomis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;jika ujung-ujung kabel, misalnya kabel tembaga, dihubungkan ke suatu perbedaan potensial listrik, misalnya ke terminal-terminal dari suatu catu daya, akan dibangkitkan medan listrik* sepanjang kabel itu dari ujung ke ujung. medan listrik itu tentu saja mengerahkan gaya (=-eE) kepada elektron-elektron bebas di dalam kabel**, tetapi ternyata gaya ini tidaklah menghasilkan suatu percepatan &lt;span style="font-style:italic;"&gt;netto&lt;/span&gt; karena elektron-elektron bebas itu terus-menerus bertumbukan dengan ion-ion Cu+ yang membentuk kabel tersebut. susunan ion-ion ini, yang dikopel bersama-sama oleh gaya-gaya semacam gaya pegas yang kuat***, dinamakan kekisi (&lt;span style="font-style:italic;"&gt;lattice&lt;/span&gt;). efek keseluruhan dari tumbukan-tumbukan ini adalah untuk mengalihkan energi kinetik dari elektron-elektron yang bergerak dengan percepatan menjadi energi getaran (&lt;span style="font-style:italic;"&gt;vibrational energy&lt;/span&gt;) dari kekisi, sehingga elektron-elektron bebas tersebut memperoleh laju penyimpangan (&lt;span style="font-style:italic;"&gt;drift speed&lt;/span&gt;) rata-rata, vd, yang konstan di dalam arah -E.&lt;br /&gt;*)&lt;span style="font-style:italic;"&gt;besar medan listrik itu boleh dianggap sama di setiap titik di dalam kabel asalkan kabel itu uniform, misalnya terbuat dari bahan yang seragam dan diameternya pun selalu sama. besar medan listrik itu adalah V/l dengan V adalah tegangan yang dipertahankan antara kedua ujung kabel, sedangkan l adalah pangjang kabel.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;**)&lt;span style="font-style:italic;"&gt;yang banyaknya adalah satu elektron bebas tiap atom tembaga di dalam kabel.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;***)&lt;span style="font-style:italic;"&gt;yang asalnya adalah gaya elektromagnetik.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;(disarikan dari buku "fisika" karangan halliday dan resnick, bab 31, "arus dan hambatan")&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kejadian seperti itu, bisa dimaknai demikian: elektron bebas yang hanyut dalam arah -E, akan kehilangan energi potensialnya, tetapi pada saat yang sama, energi kinetiknya tetap (karena &lt;span style="font-style:italic;"&gt;drift speed&lt;/span&gt; konstan). maka, untuk memenuhi kekekalan energi, hilangnya energi potensial dari elektron bebas itu dialihkan ke dalam energi termal pada kabel, sehingga suhu kabel naik. naiknya energi termal mengambil bentuk sebagai naiknya vibrasi kekisi, karena kedua bentuk energi ini adalah ekuivalen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;gambar kabel NYM dan NYY di atas diambil dari &lt;a href="http://sbaskoro.wordpress.com/2008/01/28/tipe-kabel-untuk-instalasi-rumah/"&gt;http://sbaskoro.wordpress.com/2008/01/28/tipe-kabel-untuk-instalasi-rumah/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;gambar aneka ragam kabel di atas diambil dari &lt;a href="http://indonetwork.co.id/urip_jaya_listrik/911678/semua-kabel-nym-nya-nyy-gby-tm-hy-af-coaxial-kabel-data.htm"&gt;http://indonetwork.co.id/urip_jaya_listrik/911678/semua-kabel-nym-nya-nyy-gby-tm-hy-af-coaxial-kabel-data.htm&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8801083416955004227-5408181121203783231?l=bagusbpgkatrok.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bagusbpgkatrok.blogspot.com/feeds/5408181121203783231/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bagusbpgkatrok.blogspot.com/2009/02/antara-korsleting-dan-kebakaran-part.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8801083416955004227/posts/default/5408181121203783231'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8801083416955004227/posts/default/5408181121203783231'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bagusbpgkatrok.blogspot.com/2009/02/antara-korsleting-dan-kebakaran-part.html' title='antara korsleting dan kebakaran part BONUS'/><author><name>bagus brahmantya prasetya gautama</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01615930202201851107</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_VGDCji1LnTY/SZ9ezPIQUDI/AAAAAAAAAHI/gLOu2xU9zQI/s72-c/baru.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8801083416955004227.post-1813854597313550577</id><published>2009-02-09T22:24:00.005+07:00</published><updated>2009-02-09T22:31:34.000+07:00</updated><title type='text'>antara korsleting dan kebakaran part II</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_VGDCji1LnTY/SZBLvh0HguI/AAAAAAAAAG4/qcynPlFA0BE/s1600-h/electrical-arc.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 160px; height: 248px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_VGDCji1LnTY/SZBLvh0HguI/AAAAAAAAAG4/qcynPlFA0BE/s320/electrical-arc.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5300820041317974754" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;selubung kabel yang rusak karena arus, seharusnya jarang terjadi karena selubung kabel standar dirancang untuk menahan panas seperti itu. skenario yang lebih mungkin adalah digunakannya kabel yang berkualitas rendah atau tidak sesuai standar, misalnya diameter konduktor yang diperkecil atau selubung kabel yang dipertipis oleh pabrik pembuatnya. jika diameter konduktor lebih kecil, untuk arus yang sama, panas yang ditimbulkan akan lebih tinggi dari biasanya. jika selubung kabel lebih tipis, daya tahan tentu menurun. memang, kabel berkualitas rendah demikian lebih murah daripada kabel yang sesuai standar, dan boleh jadi karena harganya yang murah, kabel jenis ini justru jadi pilihan pertama dalam mengerjakan proyek instalasi listrik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;walaupun kabel berkualitas rendah telah terpasang, selubung kabel tidak lantas menjadi begitu mudah rusak karena panas juga. jadi, ada skenario ketiga. adakalanya kabel yang selubungnya masih bagus, entah kabel standar atau tidak, ternyata digigit tikus, atau terkikis oleh gesekan-gesekan tertentu, sehingga selubungnya terkelupas dan rawan korsleting. oleh karena itu, instalasi kabel sudah selayaknya memperhatikan pula penempatan kabel di tempat-tempat yang bersih, tidak terjangkau gangguan seperti tikus, atau gesekan-gesekan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ok, misalnya terjadi korsleting, lalu di mana terdapat api? apakah semata-mata hanya panas di dalam kabel kemudian terjadi kebakaran? sebenarnya, korsleting tidaklah harus berupa bersentuhannya konduktor kabel tegangan fase dengan tegangan netral. bisa jadi, dua kabel yang terkelupas, mengalami korsleting dalam bentuk munculnya bunga api*** yang meloncat dari salah satu kabel ke kabel lainnya. bunga api itu boleh dikatakan adalah arus yang sangat besar yang mampu meloncat begitu saja tanpa harus kedua konduktor bersentuhan. jika tempat terjadinya bunga api itu adalah di sekitar bahan-bahan yang mudah terbakar olehnya, boleh jadi bahan-bahan tersebut terbakar dan menimbulkan api yang lebih besar. jadi, bunga api itulah tersangka sesungguhnya di balik kebakaran berkedok korsleting yang selama ini terjadi. oleh karena itu, instalasi kabel hendaknya juga menghindari tempat yang di sekitarnya terdapat bahan-bahan yang mudah terbakar oleh bunga api.&lt;br /&gt;***)&lt;span style="font-style:italic;"&gt;terkadang kita menjumpai bunga api berukuran lebih kecil, misalnya saat kita menghidupkan saklar atau memasang jack ke kotak kontak. apakah itu termasuk bunga api korsleting? dari ukurannya yang lebih kecil dapat diduga bahwa bunga api seperti ini berbeda dengan bunga api saat korsleting. selain itu, ukurannya yang lebih kecil juga menandakan bahwa arus yang meloncat juga lebih kecil daripada arus korsleting.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;gambar bunga api listrik di atas diambil dari &lt;a href="http://www.bisonengineering.com/electrical_engineering_expert.htm"&gt;http://www.bisonengineering.com/electrical_engineering_expert.htm&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TAMAT&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8801083416955004227-1813854597313550577?l=bagusbpgkatrok.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bagusbpgkatrok.blogspot.com/feeds/1813854597313550577/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bagusbpgkatrok.blogspot.com/2009/02/antara-korsleting-dan-kebakaran-part-ii.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8801083416955004227/posts/default/1813854597313550577'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8801083416955004227/posts/default/1813854597313550577'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bagusbpgkatrok.blogspot.com/2009/02/antara-korsleting-dan-kebakaran-part-ii.html' title='antara korsleting dan kebakaran part II'/><author><name>bagus brahmantya prasetya gautama</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01615930202201851107</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_VGDCji1LnTY/SZBLvh0HguI/AAAAAAAAAG4/qcynPlFA0BE/s72-c/electrical-arc.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8801083416955004227.post-7317806591399592651</id><published>2009-02-09T21:46:00.003+07:00</published><updated>2009-06-26T21:56:18.469+07:00</updated><title type='text'>antara korsleting dan kebakaran part I</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_VGDCji1LnTY/SZBJRXJCO0I/AAAAAAAAAGo/MOLkppyIJCY/s1600-h/istana-pagaruyung-istano-saat-kebakaran.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 129px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_VGDCji1LnTY/SZBJRXJCO0I/AAAAAAAAAGo/MOLkppyIJCY/s320/istana-pagaruyung-istano-saat-kebakaran.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5300817324033588034" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;akhir-akhir ini, kita sering mendengar terjadinya kebakaran, entah yang menimpa gedung perkantoran maupun sarana umum seperti pasar. alasan yang berkali-kali muncul di balik kebakaran itu diklaim sebagai akibat dari korsleting. korsleting? apa hubungannya dengan kebakaran? serius! bagi seorang teknisi elektro yang bertanggung jawab atas instalasi listrik pada suatu bangunan, korsleting yang memicu kebakaran adalah hal yang tidak wajar. mengapa? dapat dijamin bahwa instalasi listik yang sesuai aturan/standar yang berlaku, tidak akan menyebabkan kejadian semacam kebakaran atau hal yang membahayakan lainnya. penasaran mengapa ini bisa terjadi? mari kita telusuri dari awal*.&lt;br /&gt;*)&lt;span style="font-style:italic;"&gt;oh ya, tulisan ini sekadar pemikiran dari mahasiswa semester III, jadi, kalau kurang begitu valid mohon dimaklumi. melalui tulisan ini, saya hanya ingin mempertanggungjawabkan (whoaa... :) pengetahuan yang telah saya dapat, walaupun saya akui, apa yang saya tangkap selama kuliah telah mengalami distorsi di sana-sini.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;korsleting atau hubung singkat adalah peristiwa terhubungnya kabel tegangan fase dengan kabel tegangan netral secara langsung, sehingga mengalir arus yang jauh lebih besar bahkan dibandingkan arus yang disebabkan beban berlebih**. penyebab korsleting, mudah diduga, pada umumnya adalah semata-mata buruknya instalasi, kecacatan pada peralatan listrik, atau kesalahan pengoperasian peralatan listrik (human error).&lt;br /&gt;**)&lt;span style="font-style:italic;"&gt;jadi, korsleting berbeda dengan beban berlebih.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;buruknya instalasi yang dimaksud terutama adalah kesalahan dalam memilih circuit breaker. misalnya, ketika beban listrik meminta suplai daya yang besar (atau bahkan misalnya jaringan telah mengalami korsleting karena suatu sebab), itu artinya beban akan menarik arus yang besar, sebagaimana disebutkan di atas. di sinilah tugas circuit breaker sebenarnya, mencegah agar arus yang melewati kabel tidak melebihi nilai maksimal yang diizinkan. jika circuit breaker yang terpasang mampu menjalangkan fungsinya dengan baik, seharusnya keadaan demikian hanya berlangsung dalam beberapa ratus milidetik saja, yaitu dengan segera tripnya jaringan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;jika circuit breaker gagal menjalankan fungsinya, entah karena rating yang tidak sesuai atau buruknya kualitas, jaringan listrik yang semestinya trip saat dialiri arus tertentu, malah terus disuplai arus. arus yang besar ini melewati kabel dan menimbulkan panas. panas tersebut boleh jadi merusak selubung kabel yang berfungsi mengisolasi konduktor di dalamnya. jika selubung kabel rusak, kemudian konduktor tegangan fase bersentuhan dengan konduktor tegangan netral dan terjadilah korsleting.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;foto MCB di atas diambil dari &lt;a href="http://www.lakewoodconferences.com/catalog/87/437/72362/mcb_l7.html"&gt;http://www.lakewoodconferences.com/catalog/87/437/72362/mcb_l7.html&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;foto kebakaran di atas diambil dari &lt;a href="http://www.pulauseribu.net/modules/news/article.php?storyid=958"&gt;http://www.pulauseribu.net/modules/news/article.php?storyid=958&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BERSAMBUNG&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8801083416955004227-7317806591399592651?l=bagusbpgkatrok.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bagusbpgkatrok.blogspot.com/feeds/7317806591399592651/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bagusbpgkatrok.blogspot.com/2009/02/antara-korsleting-dan-kebakaran-part-i.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8801083416955004227/posts/default/7317806591399592651'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8801083416955004227/posts/default/7317806591399592651'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bagusbpgkatrok.blogspot.com/2009/02/antara-korsleting-dan-kebakaran-part-i.html' title='antara korsleting dan kebakaran part I'/><author><name>bagus brahmantya prasetya gautama</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01615930202201851107</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_VGDCji1LnTY/SZBJRXJCO0I/AAAAAAAAAGo/MOLkppyIJCY/s72-c/istana-pagaruyung-istano-saat-kebakaran.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8801083416955004227.post-5694520921067651068</id><published>2009-01-16T16:50:00.005+07:00</published><updated>2009-01-16T17:39:15.707+07:00</updated><title type='text'>sebuah final exam yang unik</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_VGDCji1LnTY/SXBcROe12tI/AAAAAAAAAGg/dLj9dBTxFQY/s1600-h/samping+kiri.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 171px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_VGDCji1LnTY/SXBcROe12tI/AAAAAAAAAGg/dLj9dBTxFQY/s400/samping+kiri.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5291831013175319250" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kepada aku yang ada di masa depan&lt;br /&gt;yang rindu kepada masa-masa lalu&lt;br /&gt;maka hari ketika tulisan ini kurilis&lt;br /&gt;16 januari 2008&lt;br /&gt;ingatlah tentang kerja kerasmu&lt;br /&gt;membangun rumah virtual&lt;br /&gt;demi ujian akhir instalasi residensial...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pak Yusuf!!! Bapak sepertinya berhasil membuat ujian kali ini mengesankan...&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;br /&gt;saya sebenarnya kurang begitu suka memposting sesuatu yang "pure" curhat, tetapi curhat saya kali ini pantas mendapat tempat di blog. saya hanya ingin mengenang masa-masa ini... sesuatu yang sulit diungkapkan dengan kata-kata...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;mungkin, teman-teman yang tahu kalau saya dari elektro bertanya-tanya, mengapa di elektro ada menggambar rumah segala? sebernarnya, mata kuliah instalasi residensial bukan memberikan teknik desain bangunan, melainkan teknik instalasi peralatan listrik, baik untuk rumah tangga maupun industri. instalsi peralatan listrik haruslah sesuai dengan aturan/standar yang berlaku, untuk memenuhi aspek efisiensi, efektivitas, kenyamanan, dll. oleh karena itu, seorang teknisi elektro sudah selayaknya memiliki pengetahuan yang memadai tentang instalasi residensial ini.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8801083416955004227-5694520921067651068?l=bagusbpgkatrok.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bagusbpgkatrok.blogspot.com/feeds/5694520921067651068/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bagusbpgkatrok.blogspot.com/2009/01/sebuah-final-exam-yang-unik.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8801083416955004227/posts/default/5694520921067651068'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8801083416955004227/posts/default/5694520921067651068'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bagusbpgkatrok.blogspot.com/2009/01/sebuah-final-exam-yang-unik.html' title='sebuah final exam yang unik'/><author><name>bagus brahmantya prasetya gautama</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01615930202201851107</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_VGDCji1LnTY/SXBcROe12tI/AAAAAAAAAGg/dLj9dBTxFQY/s72-c/samping+kiri.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8801083416955004227.post-7185855893891527727</id><published>2009-01-08T12:31:00.003+07:00</published><updated>2009-01-08T14:06:16.694+07:00</updated><title type='text'>tentang cpns</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_VGDCji1LnTY/SWWf3JkjkYI/AAAAAAAAAGY/1187l--V1Qw/s1600-h/logo+korpri.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 153px; height: 141px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_VGDCji1LnTY/SWWf3JkjkYI/AAAAAAAAAGY/1187l--V1Qw/s320/logo+korpri.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5288809107227382146" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;kemarin baru saja tes cpns (calon pegawai negeri sipil). beberapa orang tetangga saya menjadi peserta tes itu, ada yang berhasil, sisanya gagal. saya tidak termasuk di antara peserta tes itu sih, tetapi menarik juga mengamati reaksi dari orang-orang ketika menghadapi suatu kesuksesan atau kegagalan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;salah satu reaksi umum yang hampir pasti terjadi ketika mengalami kegagalan adalah rasa kecewa. itu manusiawi, tetapi ketika kekecewaan itu menjadi berlebihan, tentu saja ini suatu kesalahan. apalagi ketika kekecewaan itu dialami tidak hanya oleh si gagal, tetapi juga orang-orang yang menaruh harapan padanya...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kegagalan, bagi saya itu hanya kegagalan, tidak lebih, kegagalan bukan alasan untuk meratapi nasib, bukan sarana untuk mencari kambing hitam, dan yang lebih penting, bukan alasan untuk melupakan masa depan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;apalagi jika kegagalan itu berupa tak lulus tes cpns. &lt;span style="font-style:italic;"&gt;hari gini cpns? sekarang jamannya entrepreneur, ladies and gentlemen...:)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;menjadi cpns memang pilihan, dan pilihan itu tidak salah, yang menurut saya agak kurang tepat adalah ketika kita hanya berpikir untuk menjadi seorang pns, seolah-olah pekerjaan, atau lebih vulgarnya sumber nafkah itu hanya dengan menjadi pns saja... kata siapa? uang bisa muncul dari kotoran sapi, dari tumpukan sampah, atau sesuatu yang biasanya tampak mustahil dihasilkan uang darinya, modal utamanya adalah mimpi yang disertai kegigihan untuk mewujudkannya, juga sedikit kreativitas untuk membuat sesuatu yang remeh menjadi luar biasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;menjadi pns pun adalah suatu kebanggaan. bagaimana tidak? bekerja untuk negara, ibarat wajib militer, suatu tugas suci atas nama bangsa dan negara...:) &lt;span style="font-style:italic;"&gt;weleh-weleh joss tenan&lt;/span&gt;. walaupun, sebagian orang berhasrat menjadi pns hanya untuk mewujudkan cita-citanya sebagai koruptor...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sampai di sini saya tarik simpulan bahwa,&lt;br /&gt;1. menjadi pns itu bukan segalanya&lt;br /&gt;2. berpikir terbuka untuk mencari sumber nafkah secara kreatif dan mandiri adalah hal yang bijaksana&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ok, bagi saudaraku yang gagal cpns, matahari sepertinya masih ingin terbit besok. asalkan kalian tidak mengakhiri hidup kalian hari ini, insya Allah kalian akan melihat matahari besok pagi. perlu diperhatikan bahwa berpikir tentang menjadi pns adalah segalanya, itu sudah cukup untuk mengakhiri hidup kita hari ini. ingat, rahmat Allah itu Maha Luas, maka jangan kalian mempersempitnya...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8801083416955004227-7185855893891527727?l=bagusbpgkatrok.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bagusbpgkatrok.blogspot.com/feeds/7185855893891527727/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bagusbpgkatrok.blogspot.com/2009/01/tentang-cpns.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8801083416955004227/posts/default/7185855893891527727'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8801083416955004227/posts/default/7185855893891527727'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bagusbpgkatrok.blogspot.com/2009/01/tentang-cpns.html' title='tentang cpns'/><author><name>bagus brahmantya prasetya gautama</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01615930202201851107</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_VGDCji1LnTY/SWWf3JkjkYI/AAAAAAAAAGY/1187l--V1Qw/s72-c/logo+korpri.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8801083416955004227.post-7563591161061654092</id><published>2008-12-27T14:53:00.004+07:00</published><updated>2008-12-27T15:37:49.073+07:00</updated><title type='text'>sehabis ikut seminar... part II</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_VGDCji1LnTY/SVXo7zC8qOI/AAAAAAAAAGI/CvPwgHQRjoQ/s1600-h/need-for-speed-pro-street-01-l.jpg"&gt;&lt;img style="float:center; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 166px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_VGDCji1LnTY/SVXo7zC8qOI/AAAAAAAAAGI/CvPwgHQRjoQ/s320/need-for-speed-pro-street-01-l.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5284385851801643234" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;salah satu presentasi yang menarik bagi saya adalah presentasi dari pak Ridy, dosen it di jurusan saya. beliau menyampaikan bahwa salah satu solusi yang ditawarkan dari sisi software development untuk mendukung kampanye green computing adalah coding yang waktu eksekusinya lebih cepat dari coding &lt;span style="font-style:italic;"&gt;biasa&lt;/span&gt; untuk tugas yang sama. beliau mencontohkannya kurang lebih demikian:&lt;br /&gt;kita akan mengisi suatu array 7 sel dengan dua teknik.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;pertama&lt;/span&gt;, kita menggunakan perintah loop, for,&lt;br /&gt;for(i=0;i&lt;=7;i++)&lt;br /&gt;   array[i]=i&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;kedua&lt;/span&gt;, kita menggunakan cara katrok,&lt;br /&gt;array[1]=1&lt;br /&gt;array[2]=2&lt;br /&gt;array[3]=3&lt;br /&gt;array[4]=4&lt;br /&gt;array[5]=5&lt;br /&gt;array[6]=6&lt;br /&gt;array[7]=7&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;manakah coding yang lebih &lt;span style="font-style:italic;"&gt;green&lt;/span&gt;? ternyata, coding yang katrok justru menang dalam hal waktu eksekusi daripada coding yang cool, yang menggunakan looping. terkejut? seharusnya tidak, karena dalam perintah for tadi, selalu dilakukan pengecekan apakah i&lt;=7 atau tidak setiap kali akan mengeksekusi perintah array[i]=i. simpulannya? tidak selamanya coding yang pendek itu baik, justru coding yang dianggap katrok ternyata lebih green dan cepat dibanding coding yang cool tadi. mengapa harus cepat? ya karena semakin cepat, tandanya semakin ringan tugas hardware dalam menjalankan suatu tugas, dan akhirnya hemat energi deh...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;namun, ada satu pertanyaan yang mengganjal di hati saya. bisakah dibuat suatu software yang levelnya tinggi, tetapi tidak membutuhkan resource hardware yang tinggi? misalnya, kita tahu bahwa game-game jaman sekarang membutuhkan kartu grafis yang yahuut agar bisa dimainkan. saya sih sempat mengacungkan jari sewaktu diberi kesempatan bertanya saat seminar, tetapi beruntungnya yang tanya lumayan banyak, jadi saya tidak ditunjuk sama moderator.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;oke lah, saya coba jawab sendiri...(&lt;span style="font-style:italic;"&gt;lho!??&lt;/span&gt;...:) menginginkan sesuatu yang luar biasa dengan modal pas-pasan adalah hasrat kebanyakan manusia... untuk pergi ke saudi arabia ketika menunaikan ibadah haji, agar cepat sampai, kita tentu menggunakan pesawat, kalau pakai becak, ya kira-kira berbulan-bulan baru bisa sampai... itu jawaban saya... lho? serius! intinya adalah, fakta dan analogi-analogi sudah cukup untuk menjawab pertanyaan saya, kalau mungkin kamu menemukan suatu kasus yang bertentangan dengan analogi yang saya kemukakan, barangkali suatu saat windows vista bisa berjalan di pentium I. kenapa tidak...!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;gambar screenshot game di atas diambil dari &lt;a href="http://www.gamerslore.com/"&gt;http://www.gamerslore.com/&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8801083416955004227-7563591161061654092?l=bagusbpgkatrok.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bagusbpgkatrok.blogspot.com/feeds/7563591161061654092/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bagusbpgkatrok.blogspot.com/2008/12/sehabis-ikut-seminar-part-ii.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8801083416955004227/posts/default/7563591161061654092'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8801083416955004227/posts/default/7563591161061654092'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bagusbpgkatrok.blogspot.com/2008/12/sehabis-ikut-seminar-part-ii.html' title='sehabis ikut seminar... part II'/><author><name>bagus brahmantya prasetya gautama</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01615930202201851107</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_VGDCji1LnTY/SVXo7zC8qOI/AAAAAAAAAGI/CvPwgHQRjoQ/s72-c/need-for-speed-pro-street-01-l.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8801083416955004227.post-9058841625603064856</id><published>2008-12-26T14:40:00.007+07:00</published><updated>2008-12-27T14:29:58.492+07:00</updated><title type='text'>sehabis ikut seminar... part I</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_VGDCji1LnTY/SVSLh92mRxI/AAAAAAAAAF4/1DQcXjGIzdE/s1600-h/ImageFetch.ashx.jpg"&gt;&lt;img style="float:center; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 350px; height: 162px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_VGDCji1LnTY/SVSLh92mRxI/AAAAAAAAAF4/1DQcXjGIzdE/s400/ImageFetch.ashx.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5284001678467942162" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kemarin sabtu, 20 desember 2008, saya mengikuti seminar nasional yang diselenggarakan oleh jurusan saya sendiri, bertempat di auditorium lantai lima gedung pascasarjana ugm. seminar ini termasuk dalam rangkaian lustrum ke-9 jurusan saya, dan kalau tidak salah inilah acara pamungkasnya. oh ya, tema yang diangkat dalam seminar itu adalah &lt;span style="font-style:italic;"&gt;green computing: ict concerns toward energy.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;green computing? apa itu? pertanyaan itu saya amati muncul di kepala beberapa teman yang kebetulan juga ikut seminar. maklum, anak elektro kalau berbicara tentang "green" itu, paling yang nyangkut ya &lt;span style="font-style:italic;"&gt;green house effect&lt;/span&gt;, atau kalau warna yang ada kaitannya dengan elektro ya &lt;span style="font-style:italic;"&gt;blue energy&lt;/span&gt;. namun, sebenarnya kami tidak sekatrok itu kok...:). ya paling tidak, kami mecoba menerka-nerka arti green computing sebagai computing yang ramah lingkungan... itu tidak aneh, karena computing itu juga kerjaan anak-anak elektro, khususnya konsentrasi sistem komputer dan informasi. apalagi, ini adalah isu yang hangat di dunia ict, jadi tak salah kalo &lt;span style="font-style:italic;"&gt;kita-kita&lt;/span&gt; dari elektro yang bicara...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dalam seminar ini, konsep green computing dibahas tuntas dari a sampai z. maklum, pembicara yang datang tidak tanggung-tanggung, mereka adalah ahli di bidangnya masing-masing, dan cukup representatif untuk mewakili lahan ict, yang meliputi &lt;span style="font-style:italic;"&gt;information technology&lt;/span&gt; dan &lt;span style="font-style:italic;"&gt;communication technology&lt;/span&gt; : pak Sasongko, &lt;a href="http://romisatriawahono.net/"&gt;pak Romi&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://www.indonesiabelajar.blogspot.com/"&gt;mas Lingga&lt;/a&gt;, Pak Ridy, dll.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;satu poin dasar yang penting dan patut dicatat bahwa isu green computing tidak bisa lepas dari masalah penghematan energi, begitu kira-kira yang disampaikan pak Sasongko dan pak Romi ketika mengawali seminar. ya, tidak ada satu peranti ict pun yang tidak membutuhkan energi. maka, kaitan wajar antara ict dan power system ini ujung-ujungnya bermuara pada isu klasik: bagaimana melakukan segala sesuatu secara efektif dan efisien, khususnya dalam hal pemakaian energi. intinya, green computing, seperti yang kami terka-terka sebelumnya, adalah upaya menjadikan teknologi computing semakin hemat energi. mengapa harus hemat energi? saya kira kalian semua sudah tahu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;hemat energi? ict berkata: &lt;span style="font-style:italic;"&gt;bisa!!!&lt;/span&gt;. solusi yang ditawarkan banyak dan bervariasi, dari sisi hardware, software, bahkan dari aspek-spek sosial, seperti dari sisi pengguna peranti ict itu sendiri. poin kedua inilah yang coba untuk disampaikan pak Romi, mas Lingga, pak Ridy, dst.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BERSAMBUNG&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8801083416955004227-9058841625603064856?l=bagusbpgkatrok.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bagusbpgkatrok.blogspot.com/feeds/9058841625603064856/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bagusbpgkatrok.blogspot.com/2008/12/sehabis-ikut-seminar.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8801083416955004227/posts/default/9058841625603064856'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8801083416955004227/posts/default/9058841625603064856'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bagusbpgkatrok.blogspot.com/2008/12/sehabis-ikut-seminar.html' title='sehabis ikut seminar... part I'/><author><name>bagus brahmantya prasetya gautama</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01615930202201851107</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_VGDCji1LnTY/SVSLh92mRxI/AAAAAAAAAF4/1DQcXjGIzdE/s72-c/ImageFetch.ashx.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8801083416955004227.post-7116947180378206951</id><published>2008-12-05T17:23:00.005+07:00</published><updated>2008-12-16T15:58:03.644+07:00</updated><title type='text'>mengapa saya memilih stl... part V</title><content type='html'>saya tak menyangka postingan part V ini ternyata sudah ditunggu-tunggu teman saya... (seperti update-an antivirus saja... : ) mengapa ya? saya juga tidak tahu dan mungkin saya akan membiarkannya tetap menjadi misteri. sepertinya itu karena pada keempat postingan yang lalu saya menyebut kendali melulu, seolah-olah ketenagaan hanyalah pemain latar saja dalam postingan saya selama ini... kelihatan tidak sesuai dengan judulnya memang: "&lt;span style="font-style: italic;"&gt;mengapa saya memilih stl...&lt;/span&gt;" ok! sekarang kita berbicara tentang ketenagaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tak tahu harus mulai dengan kata-kata seperti apa... saya sepertinya telah jatuh cinta pada teknik pembangkitan energi listrik, dan rasa-rasanya begitu terharu dengan teknik instalasi. maksudnya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;terbayang di kepala, ketika besok saya berkarya di pembangkit listrik, menghabiskan waktu saya dengan penuh harapan agar setiap manusia Indonesia bisa diterangi lampu di kegalapan malam, bisa belajar, nonton TV, bisa dengerin radio... sungguh-sungguh kebahagiaan yang tak tertahankan ketika melihat tukang sampah, pedagang a&lt;span style="font-style: italic;"&gt;ngkringan&lt;/span&gt;, satpam, petani, dan siapapun yang memeras keringat demi perut keluarganya... (kecuali para koruptor, demonstran, dan yang sejenis dengannya) ...bisa melepas lelah di malam hari sambil melihat anak-anaknya belajar menggapai cita-cita, walaupun mereka hanya ditemani sebuah lampu...*&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;*)walaupun kadang-kadang saya merasa terhina ketika orang-orang kaya (atau sok kaya) begitu enaknya menyalakan lampu untuk something yang tak masuk akal... saya kira something itu tak perlu disebutkan di sini... cuma bikin kotor aja!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;pun terbayang di kepala saya,  ketika besok saya bisa membuatkan rancangan instalasi rumah bagi&lt;span style="font-style: italic;"&gt; &lt;/span&gt;orang-orang, membayangkan mereka bisa menikmati listrik yang layak dan (harapannya) murah... sungguh-sungguh melambungkan hati...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BERSAMBUNG&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8801083416955004227-7116947180378206951?l=bagusbpgkatrok.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bagusbpgkatrok.blogspot.com/feeds/7116947180378206951/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bagusbpgkatrok.blogspot.com/2008/12/mengapa-saya-memilih-stl-part-v.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8801083416955004227/posts/default/7116947180378206951'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8801083416955004227/posts/default/7116947180378206951'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bagusbpgkatrok.blogspot.com/2008/12/mengapa-saya-memilih-stl-part-v.html' title='mengapa saya memilih stl... part V'/><author><name>bagus brahmantya prasetya gautama</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01615930202201851107</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8801083416955004227.post-4490841602702673366</id><published>2008-11-15T20:04:00.007+07:00</published><updated>2008-12-09T12:44:08.684+07:00</updated><title type='text'>mengapa saya memilih stl... part IV</title><content type='html'>teknik kendali tidak melulu berurusan dengan otomasi, sebagaimana yang selalu saya singgung di postingan sebelumnya. pekerjaan seperti mengelas, menjinakkan bom, atau pekerjaan lain yang berbahaya memang sepantasnya digantikan oleh robot atau piranti kendali lainnya. lebih luas lagi, teknik kendali berjasa (sangat-sangat berjasa) dalam persoalan seperti mengendalikan kincir angin agar mengarah secara tepat ke mana angin datang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;saya pun tidak bisa melupakan peran printer, mesin fotokopi, kulkas, lampu merah, AC, dan berbagai perkakas lain yang sangat luar biasa kemanfaatannya. tak dapat dibantah lagi bahwa mereka menggunakan prinsip-prinsip &lt;span style="font-style: italic;"&gt;control engineering&lt;/span&gt; secara mutlak, misalnya mengatur supaya kertas bisa masuk secara benar ke printer, mengatur suhu kulkas agar bisa stabil, dll.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dan yang lebih penting lagi, kendali bukan hanya berbicara tentang robot, robot hanya secuil topik dalam samudra teknik kendali... (saya tidak bermaksud ber-hiperbolis ria lho). namanya saja kendali, maka tak heran bahwa kendali itu bisa muncul di mana-mana. mengatur amplitudo dan frekuensi dari tegangan tiga fase yang dibangkitkan dari generator listrik secara mutlak menggunakan prinsip-prinsip kendali, mengendalikan pemakaian kanal-kanal dalam telekomunikasi pun secara pasti menggunakan prinsip kendal...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ternyata, spesialisasi dalam teknik elektro, entah itu sistem ketenagaan, sistem komputer, sistem instrumentasi kendali dan elektronika, atau yang lain, tidaklah berdiri sendiri, melainkan saling mendukung sesuai perannya (karakteristiknya) masing-masing. kita tidaklah cukup dengan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;picik&lt;/span&gt;-nya mencintai suatu konsentrasi dan melupakan begitu saja konsentrasi yang lain karena pada kenyataannya mereka adalah satu walaupun secara kasat mata mereka berbeda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;jadi, sampai di sini, saya menyimpulkan bahwa kendala saya untuk berkendali ria adalah ketakutan saya kalau-kalau saya mempelajari kendali tanpa tahu maknanya, bukan dalam arti makna motor servo, deret fourier, transform laplace, atau yang sejenisnya... tetapi lebih kepada makna &lt;span style="font-style: italic;"&gt;apa tujuan saya mempelajari kendali&lt;/span&gt;... saya tidak ingin mempunyai pemikiran seperti ini: mempelajari kendali hanya untuk... membuat robot, khususnya alat-alat yang pernah saya sebut pada part I dari postingan ini. harapan saya, teman-teman yang hendak mengambil konsenrasi kendali juga memikirkan hal yang sama... kendali itu mulia, dan akan semakin menyenangkan ketika kita berniat mempelajari kendali untuk menciptakan alat-alat yang &lt;span style="font-style: italic;"&gt;bermanfaat sekaligus masuk akal.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kendali itu sangat luas, gus!!! kendali itu tidak sebatas robot, gus!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BERSAMBUNG&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8801083416955004227-4490841602702673366?l=bagusbpgkatrok.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bagusbpgkatrok.blogspot.com/feeds/4490841602702673366/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bagusbpgkatrok.blogspot.com/2008/11/mengapa-saya-memilih-stl-part-iv.html#comment-form' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8801083416955004227/posts/default/4490841602702673366'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8801083416955004227/posts/default/4490841602702673366'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bagusbpgkatrok.blogspot.com/2008/11/mengapa-saya-memilih-stl-part-iv.html' title='mengapa saya memilih stl... part IV'/><author><name>bagus brahmantya prasetya gautama</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01615930202201851107</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8801083416955004227.post-6704372193085341776</id><published>2008-11-15T19:12:00.010+07:00</published><updated>2008-12-27T14:52:23.376+07:00</updated><title type='text'>mengapa saya memilih stl... part III</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_VGDCji1LnTY/SR6-ZF4mhpI/AAAAAAAAAEY/VRqTljZPG68/s1600-h/Ford.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 231px; height: 150px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_VGDCji1LnTY/SR6-ZF4mhpI/AAAAAAAAAEY/VRqTljZPG68/s400/Ford.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5268857952355649170" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;blog saya akhir-akhir ini menjadi kontroversi di tengah teman-teman... (alhamdulillah... : ) sebelumnya saya seperti biasa selalu mempromosikan blog saya yang sudah diupdate: "woii... blogku wis tak update" tanpa merasa canggung bahwa di dalamnya ada beberapa artikel yang bisa menyulut 'pertikaian' wow!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tak lama setelah blog saya dibuka, tanggapan bermunculan. gembira sekali rasanya ketika ada teman yang berkata, "gus, pengaruhi saya agar masuk A"--(A adalah konsentrasi sistem tenaga listrik). great!! ada pula yang mengirim email (thx to johns newton, english of yunus hadi sisworo, : ) yang kedua ini membuat saya berpikir lagi tentang apa yang pernah saya tulis, saya mungkin (dan sepertinya harus) segera merilis tulisan ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;berhari-hari merenung... : \ dan sedikit merasa bersalah atas tulisan saya yang sepertinya terlalu menyayat, yang bisa saja melukai kakak angkatan yang kebetulan masuk di konsentrasi kendali, atau dosen bahkan professor di kampus yang ditakdirkan mencintai dan melestarikan ilmu teknik kendali. saya ini siapa? menggambar grafik tegangan 3 fase terhadap waktu saja belum tentu bisa... apalagi berusaha mengadili teman-teman, atau secara umum manusia yang setiap hari saya temui.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;jika newton mengatakan bahwa benda yang diam akan tetap diam, bukanlah ia bermaksud mengadili alam. begitu pula einstein, ketika menyalahkan newton tentang pemikirannya itu, bukanlah ia bermaksud mengadili newton, terlebih lagi mengadili alam. mereka berdua hanya berusaha menyajikan suatu kenyataan yang sebenarnya terjadi, walaupun sebenarnya kenyataan menurut einsteinlah yang sebenarnya terjadi. nah, di sinilah permasalahannya, ketika menulis artikel "mengapa saya memilih stl (part I &amp;amp; II)", saya merasa apa yang saya tulis adalah masuk akal di mata saya. namun, melihat reaksi yang terjadi, saya sempat menyangsikan pendapat itu. yang ingin saya katakan adalah bahwa saya yang sangat-sangat sempit ilmunya ini tentulah tak sempurna dalam berkata-kata dan tidak bermaksud untuk... menyakiti teman-teman. tetapi, apa yang pernah saya tulis itu memang benar-benar mengusik hati saya. sekarang kita lihat, apakah saya harus menyangsikan pendapat itu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BERSAMBUNG&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;gambar pabrik mobil di atas diambil dari &lt;a href="http://www.dfat.gov.au/aii/publications/gambar_warna/gambar_warna.html"&gt;http://www.dfat.gov.au/aii/publications/gambar_warna/gambar_warna.html&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8801083416955004227-6704372193085341776?l=bagusbpgkatrok.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bagusbpgkatrok.blogspot.com/feeds/6704372193085341776/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bagusbpgkatrok.blogspot.com/2008/11/mengapa-saya-memilih-stl-part-iii.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8801083416955004227/posts/default/6704372193085341776'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8801083416955004227/posts/default/6704372193085341776'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bagusbpgkatrok.blogspot.com/2008/11/mengapa-saya-memilih-stl-part-iii.html' title='mengapa saya memilih stl... part III'/><author><name>bagus brahmantya prasetya gautama</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01615930202201851107</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_VGDCji1LnTY/SR6-ZF4mhpI/AAAAAAAAAEY/VRqTljZPG68/s72-c/Ford.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8801083416955004227.post-2305702667962658852</id><published>2008-11-03T12:14:00.003+07:00</published><updated>2008-11-15T19:11:59.023+07:00</updated><title type='text'>mengapa saya memilih stl... part II</title><content type='html'>jika kita beranjak menggeneralisasi permasalahan seputar kendali, bolehlah kita berpikir bahwa muara akhirnya adalah otomasi industri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;........................................................................................................................................................................&lt;br /&gt;........................................................................................................................................................................&lt;br /&gt;........................................................................................................................................................................&lt;br /&gt;.......................................................................................................................................................................*)&lt;br /&gt;*)&lt;span style="font-style: italic;"&gt;paragraf ini saya biarkan kosong, sekadar ingin mengapresiasi pemikiran kalian, setelah membaca artikel saya yang sebelum ini (mengapa saya memilih stl...), mungkin kalian punya pendapat yang lain dari saya? silakan kok. kalau memang ingin menulis sesuatu dan berkenan menyanpaikannya ke saya, email saya aja: abuelektron@yahoo.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;pernah suatu kali saya mendengar dari kakak angkatan, suatu pertanyaan yang kurang lebih adalah: mengapa di indonesia tidak dilakukan otomasi industri secara menyeluruh. mungkin maksud menyeluruh adalah yang seharusnya mampu dilakukan pabrik-pabrik kita. saya pun langsung mengerti arah pertanyaan itu bahwa dengan menerapkan otomasi industri, banyak orang yang akan kehilangan pekerjaannya. saya tidak akan berpusing-pusing dengan pantas tidaknya jawaban itu seharusnya, bagi saya itu sudah cukup masuk akal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BERSAMBUNG&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8801083416955004227-2305702667962658852?l=bagusbpgkatrok.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bagusbpgkatrok.blogspot.com/feeds/2305702667962658852/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bagusbpgkatrok.blogspot.com/2008/11/mengapa-saya-memilih-stl-part-ii.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8801083416955004227/posts/default/2305702667962658852'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8801083416955004227/posts/default/2305702667962658852'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bagusbpgkatrok.blogspot.com/2008/11/mengapa-saya-memilih-stl-part-ii.html' title='mengapa saya memilih stl... part II'/><author><name>bagus brahmantya prasetya gautama</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01615930202201851107</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8801083416955004227.post-1271327092516313314</id><published>2008-10-24T10:15:00.007+07:00</published><updated>2008-12-27T14:47:45.409+07:00</updated><title type='text'>mengapa saya memilih stl...</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_VGDCji1LnTY/SQ6N9IIqX0I/AAAAAAAAAEQ/fpXbz4muHK0/s1600-h/untitled.bmp"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 252px; height: 128px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_VGDCji1LnTY/SQ6N9IIqX0I/AAAAAAAAAEQ/fpXbz4muHK0/s400/untitled.bmp" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5264301095738040130" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;stl... menurut Anda siapakah dia? shinta talita lupita? siapa pula itu? coba tanyakan pada dalijo... (siapa pula dalijo itu!? : P (bud, aja nesu!)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;OK! fine, saya memang ingin cepat-cepat punya istri dan anak... (lho...!?), tetapi yang saya maksudkan dengan stl bukanlah &lt;span style="font-style: italic;"&gt;nickname&lt;/span&gt; dari seorang wanita, stl itu kependekan dari sistem tenaga listrik, salah satu konsentrasi yang menjadi andalan di jteti ugm. pada postingan kali ini, saya ingin sharing pendapat mengapa saya memilih stl, dengan harapan teman-teman pembaca mau &lt;span style="font-style: italic;"&gt;urun rembug&lt;/span&gt;... mau kasih masukan...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;oh ya, seperti yang kalian ketahui dari postingan saya yang sebelumnya, konsentrasi di jteti ugm ada banyak: stl, ski, sie, plus subkonsentrasi lain: kendali, elektronika, pengolahan isyarat, dan telekomunikasi. by the way, saya akui, saya pernah (dan mungkin selalu) tertarik pada &lt;span style="font-style: italic;"&gt;control engineering&lt;/span&gt;, maklum waktu kecil, saya terobsesi dengan ksatria baja hitam, kayaknya asyik juga tuh jadi profesor yang bikin robot seperti kotaro minami... ,tetapi seiring menguningnya padi... saya harus berpikir dalam-dalam sebelum mengambil pilihan krusial seperti ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;fokusnya adalah mengapa waktu itu saya ingin mempelajari kendali? apakah hanya cita-cita masa kecil? atau...? setelah merenung, tampaknya lebih sedikit kemanfaatan yang mungkin bisa saya berikan pada orang lain kalau saya mempelajari kendali dibanding mempelajari stl. ekstrem? makanya, tolong dong, teman-teman kasih masukan, kira-kira apa saja sih yang dapat saya sumbangkan dengan kendali?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;mengapa saya bisa berkata seperti itu? apa yang coba kita kendalikan kebanyakan adalah hal-hal yang bisa kita lakukan dengan tangan dan kaki kita sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;misalnya, ada alat yang disebut penutup bak sampah otomatis. alat itu tujuannya baik: agar kita tidak usah repot2 mencuci tangan setelah menutup bak sampah tadi, atau mungkin di antara kamu ada yang menghubungkannya dengan penghematan air untuk mencuci tangan. namun, bagi saya masalahnya tidaklah selesai sampai di sini. ketika saya melontarkan pertanyaan ini: siapakah yang 'mampu' menikmati teknologi ini? saya jadi bingung sendiri. orang-orang desa, misalnya dari gunung kidul, cangkringan, dan tentu saja termasuk saya, tidaklah masuk ke dalam jawaban itu. teknologi itu akhirnya hanya dapat dinikmati orang-orang berduit di kota...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;misalnya, ada alat yang disebut pemotong sayuran otomatis. alat itu tujuannya baik: agar kita tidak usah repot-repot menggunakan pisau, atau menangis ketika mengiris bawang, atau untuk menghindari teririsnya tangan, atau menghemat waktu memasak. namun, sekali lagi, ketika saya melontarkan pertanyaan yang sama di atas, himpunan jawabannya meliputi: ibu-ibu rumah tangga yang manja, tidak bisa masak... sorry kalau mereka adalah ibu-ibu kalian. saya bangga dengan ibu saya dan ibu-ibu orang desa yang rela memotong tangannya sendiri atau memeras kelenjar air matanya demi perut anak-anaknya...*&lt;br /&gt;*)&lt;span style="font-style: italic;"&gt;memang sih ada sisi positifnya, seperti kemudahan bagi orang yang kebetulan sedang sakit tangannya atau kurang berfungsi dengan baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;namun, boleh jadi, yang menciptakan alat itu hanya bermaksud belajar prinsip-prinsip dasar kendali, bukan ingin mengkomersialkannya. kalau begitu sih, saya maklum saja, tetapi, kalau sudah ingin mengkomersialkannya, menurut saya, itu perlu dipikirkan lagi. alat-alat seperti itu bagi saya identik dengan gaya hidup yang boros dan tidak masuk akal. bagaimana tidak? magic jar, alat yang sehari-hari kita gunakan untuk menghangatkan nasi saja sudah dianggap memboroskan energi... apalagi... ehm... ehm...&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;BERSAMBUNG&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;gambar sutet di atas diambil dari &lt;a href="http://endro.wordpress.com/2007/12/"&gt;http://endro.wordpress.com/2007/12/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;gambar mikrokontroller di atas diambil dari &lt;a href="http://electronics-diy.com/avr_programmer.php"&gt;http://electronics-diy.com/avr_programmer.php&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8801083416955004227-1271327092516313314?l=bagusbpgkatrok.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bagusbpgkatrok.blogspot.com/feeds/1271327092516313314/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bagusbpgkatrok.blogspot.com/2008/10/mengapa-saya-memilih-stl.html#comment-form' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8801083416955004227/posts/default/1271327092516313314'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8801083416955004227/posts/default/1271327092516313314'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bagusbpgkatrok.blogspot.com/2008/10/mengapa-saya-memilih-stl.html' title='mengapa saya memilih stl...'/><author><name>bagus brahmantya prasetya gautama</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01615930202201851107</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_VGDCji1LnTY/SQ6N9IIqX0I/AAAAAAAAAEQ/fpXbz4muHK0/s72-c/untitled.bmp' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8801083416955004227.post-2959296329465994425</id><published>2008-10-11T11:14:00.002+07:00</published><updated>2008-10-11T11:34:44.636+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://repo.ugm.ac.id"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://3.bp.blogspot.com/_VGDCji1LnTY/SPApCHz0kaI/AAAAAAAAAEA/0YPUiU0xu3c/s400/repo.bmp" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5255745881574248866" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;"Repo UGM adalah mirror Linux dan FOSS (Free Open Source Software) yang dikelola oleh Universitas Gadjah Mada, untuk digunakan bagi komunitas pengguna Perangkat Lunak Bebas dan Open Source di Indonesia khususnya wilayah Jogja. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Selain itu, Repo UGM  merupakan realisasi dari program UGOS (UGM Goes Open Source) yang bertujuan memberikan kemudahan terhadap instalasi Perangkat Lunak Bebas dan Open Source di lingkungan UGM khususnya wilayah Jogja dan sekitarnya.&lt;/span&gt;" (from http://repo.ugm.ac.id)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;eh, sekarang di repo kita, sudah terpasang apt-web lho, portal ini memudahkan kita dalam mencari aplikasi tertentu di ubuntu, baik rilis fiesty, gutsy, maupun hardy, lengkap dengan dependensinya. kita tinggal ketik nama aplikasi yang kita ingin download, lokasi mirrornya, dan versi ubuntu yang kita punya. trus diklik aja tombol submit-nya. muncullah link download aplikasi yang kita inginkan tadi lengkap dengan dependensinya, juga disertai informasi tentang aplikasi tambahan yang bersifat suggested. silakan coba &lt;a href="http://repo.ugm.ac.id/apt-web/index.php"&gt;di sini&lt;/a&gt;.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8801083416955004227-2959296329465994425?l=bagusbpgkatrok.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bagusbpgkatrok.blogspot.com/feeds/2959296329465994425/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bagusbpgkatrok.blogspot.com/2008/10/repo-ugm-adalah-mirror-linux-dan-foss.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8801083416955004227/posts/default/2959296329465994425'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8801083416955004227/posts/default/2959296329465994425'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bagusbpgkatrok.blogspot.com/2008/10/repo-ugm-adalah-mirror-linux-dan-foss.html' title=''/><author><name>bagus brahmantya prasetya gautama</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01615930202201851107</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_VGDCji1LnTY/SPApCHz0kaI/AAAAAAAAAEA/0YPUiU0xu3c/s72-c/repo.bmp' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8801083416955004227.post-763420326681178545</id><published>2008-10-11T10:48:00.000+07:00</published><updated>2008-10-11T10:53:33.606+07:00</updated><title type='text'>AYO, berkontribusi menerjemahkan ubuntu</title><content type='html'>&lt;a href="https://launchpad.net"&gt;&lt;img src="https://launchpad.net/@@/launchpad-logo-and-name.png"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;ubuntu adalah sistem operasi opensource gnu/linux yang merupakan turunan dari debian. karena bersifat opensource, setiap orang di dunia berhak berkontribusi dalam membangun ubuntu, mulai dari menulis kode-kode program, debugging, atau yang lebih sederhana, menerjemahkan ubuntu yang aslinya dalam bahasa inggris, ke dalam bahasa daerahnya masing-masing. jadi, tidaklah mustahil untuk mengindonesiakan ubuntu, maksudnya mengganti bahasa yang dipakai ubuntu dari bahasa inggris ke bahasa indonesia. mengapa?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. karena kita cinta bahasa indonesia... :) atau mungkin lebih tepatnya karena bahasa inggris belum dikuasai dengan baik oleh masayarakat kita, sehingga jika ubuntu itu berbahasa inggris, jadinya orang-orang pada males deh... cape deeh...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. karena kita ingin membuktikan bahwa kita benar-benar mencintai bahasa indonesia. bagaimana tidak? pada release terakhir, yaitu ubuntu 8.04 (hardy heron), untrunslated item pada bahasa malay sudah tinggal 373906 item dengan 84 kontributor, bahasa thai sudah tinggal 322436 item dengan 97 kontributor, bahasa vietnam sudah tinggal 257312 item dengan 97 kontributor, bahasa arab sudah tinggal 308878 item dengan 135 kontributor... kita? lumayan sih, tinggal 376799 item lagi (dengan jumlah kontributor terakhir 182, termasuk saya... narsis? harus!)--dicatat pada 9 oktober 2008 pukul 15.00 wib.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;udah ngomong panjang lebar, tetapi... bagaimana sih caranya berkontribusi? gampang, ada portal khusus berbasis web untuk menampung kreativitas kita dalam membangun ubuntu, lengkap mulai dari code (menyumbang kode-kode program), bugs (melaporkan bugs dan menyelesaikannya), blueprint (apa itu? saya juga belum tahu), translations (menerjemahkan ubuntu ke bahasa masing-masing), answer (bertanya dan menjawab seputar ubuntu). alamat portalnya apa? https://launchpad.net/&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8801083416955004227-763420326681178545?l=bagusbpgkatrok.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bagusbpgkatrok.blogspot.com/feeds/763420326681178545/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bagusbpgkatrok.blogspot.com/2008/10/ayo-berkontribusi-menerjemahkan-ubuntu_11.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8801083416955004227/posts/default/763420326681178545'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8801083416955004227/posts/default/763420326681178545'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bagusbpgkatrok.blogspot.com/2008/10/ayo-berkontribusi-menerjemahkan-ubuntu_11.html' title='AYO, berkontribusi menerjemahkan ubuntu'/><author><name>bagus brahmantya prasetya gautama</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01615930202201851107</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8801083416955004227.post-7358373310051713501</id><published>2008-09-13T11:14:00.009+07:00</published><updated>2008-11-03T11:56:36.837+07:00</updated><title type='text'>mencoba memahami teknik elektro (part II)</title><content type='html'>isyarat atau informasi, sebagaimana kita lihat sebelumnya, hadir begitu alamiahnya. namun, sama seperti energi, jika kita membiarkan isyarat atau informasi berada dalam bentuk &lt;span style="font-style: italic;"&gt;yang biasanya&lt;/span&gt;, tentu saja akan sulit untuk diolah, seperti ditransmisikan ke tempat yang jauh, dibersihkan dari gangguan-gangguan, dan disimpan. misalnya saja, kita harus selalu berteriak untuk berbicara dengan orang yang jauh, kita harus datang ke saudi arabia untuk melihat ka'bah, dll. jika semua isyarat atau informasi, entah itu berupa suara, citra, tulisan, atau yang lain, kita representasikan menggunakan sifat-sifat tertentu dari elektron*, maka dengan mengubah-ubah sifat elektron itu, kita dapat memanipulasi isyarat atau informasi sebagaimana yang kita kehendaki dengan batasan-batasan yang wajar.&lt;br /&gt;*)&lt;span style="font-style: italic;"&gt;sebenarnya, penggunaan elektron sudah mulai digeser oleh cahaya, misalnya dalam komunikasi serat optis, tetapi dalam proses seperti itu, elektron masih digunakan dalam taraf yang cukup penting.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dengan digunakannya karakteristik elektron untuk merepresentasikan isyarat atau informasi, maka aplikasi yang bisa ditangani menjadi semakin luas. dulu, waktu sma, saya ditanya adik kelas yang terheran mengapa layar monitor bisa menampilkan gambar dari komputer? karena saya belum paham waktu itu, ya saya ikut-ikutan bingung. sekarang, setelah belajar teknik telekomunikasi : "o... ternyata begitu..." ya, dari bermacam-macam variasi karakteristik elektron, kita bisa menampilkan gambar di televisi, berhitung dengan kalkulator, berbincang lewat telepon, bermain game di game console atau komputer*). namun, tidaklah kita memanfaatkan secara langsung atau begitu saja karakteristik elektron yang beraneka ragam itu untuk merepresentasikan informasi/isyarat, sebelumnya kita juga harus memahami bagaimana mekanisme tanggapan sistem ketika suatu karakteristik elektron diubah-ubah, sederhananya bagaimana memanfaatkan karakteristik elektron untuk memanipulasi isyarat agar prosesnya efektif dan efisien.&lt;br /&gt;*)&lt;span style="font-style: italic;"&gt;ndak nyangka kan? dari memahami sebutir elektron, terciptalah kalkulator, televisi, handphone, komputer...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;misalnya bagaimana ide dasar dari microphone dan speaker? bagaimana bisa gelombang suara yang berupa getaran molekul udara beralih dari/ke sinyal listrik, dalam hal ini tegangan**)? nah, pertanyaan seperti inilah yang saya maksudkan pada paragraf di atas. ini semua adalah tentang kreativitas kita merangkai konsep-konsep yang sama sekali berbeda sedemikian rupa sehingga kita dapat mengambil manfaat dari penerapan konsep-konsep tersebut, khususnya dengan sebutir elektron yang &lt;span style="font-style: italic;"&gt;powerfull&lt;/span&gt;...&lt;br /&gt;**)&lt;span style="font-style: italic;"&gt;pada microphone, gelombang suara yang berupa getaran molekul menggetarkan membran di dalam microphone tersebut yang terletak di dalam sebuah medan magnet. getaran membran dalam medan magnet tersebut membangkitkan tegangan yang proporsional terhadap suara yang 'membangkitkannya'. di sisi speaker, proses sebaliknya terjadi. tegangan tadi diumpankan ke elektromagnet, sehingga medan magnetnya berubah-ubah, yang menyebabkan suatu membran lain bergetar membangkitkan kembali suara di sisi microphone. kalau saya salah, ingatkan ya!&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8801083416955004227-7358373310051713501?l=bagusbpgkatrok.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bagusbpgkatrok.blogspot.com/feeds/7358373310051713501/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bagusbpgkatrok.blogspot.com/2008/09/mencoba-memahami-teknik-elektro-part-ii.html#comment-form' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8801083416955004227/posts/default/7358373310051713501'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8801083416955004227/posts/default/7358373310051713501'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bagusbpgkatrok.blogspot.com/2008/09/mencoba-memahami-teknik-elektro-part-ii.html' title='mencoba memahami teknik elektro (part II)'/><author><name>bagus brahmantya prasetya gautama</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01615930202201851107</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8801083416955004227.post-1354917299784364830</id><published>2008-09-03T07:56:00.022+07:00</published><updated>2008-10-11T10:42:54.055+07:00</updated><title type='text'>mencoba memahami teknik elektro</title><content type='html'>waa... teknik elektro dab! kesan pertama sih kereen pisan :). dulu waktu semester satu, saya sempat merenungi &lt;strong&gt;apa&lt;/strong&gt; itu teknik elektro, &lt;strong&gt;mengapa&lt;/strong&gt; saya memilih teknik elektro, &lt;strong&gt;seberapa pentingkah&lt;/strong&gt; teknik elektro, dan mungkin beberapa pertanyaan lain yang sudah terlupakan*, bahkan jawaban-jawaban dari setumpuk pertanyaan itu pun boleh dibilang sudah di luar kepala (lupa, maksudnya :P). menginjak ke semester dua, kepala sudah disibukkan dengan kuliah yang semakin sulit. saya sadar bahwa semangat belajar di semester dua menurun, tanda-tandanya... IP anj***... (sorry it's taboo). kelihatannya saya melakukan berbagai hal secara setengah-setengah. kalau sudah demikian, berarti ada sesuatu yang salah, biasanya karena saya tidak tahu untuk apa melakukan hal yang sedang atau akan saya kerjakan.&lt;br /&gt;*)&lt;em&gt;bagi saya, pertanyaan seperti ini penting karena saya tidak mau melakukan hal yang sia-sia, baik dari sisi dunia maupun akhirat, walaupun saya akui, saya lebih condong kepada sisi dunianya. ya Allah, tunjukilah kami jalan yang lurus. amin.&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;menatap semester tiga, saya mempunyai harapan baru. mencoba menyusun kembali jalan pemikiran agar tidak sembarangan dalam mengerjakan sesuatu yang saya coba asumsikan sebagai hal yang penting**... (waa sok pinter nih gue :) apalagi semester depan saya harus memilih konsentrasi yang akan saya tekuni; mereka adalah konsentrasi sistem tenaga listrik, sistem komputer dan informatika, dan sistem isyarat dan elektronika. nah, sekarang, saatnya saya mencari tahu (kembali) tujuan saya belajar di elektro... ayo mulai!&lt;br /&gt;**)&lt;em&gt;maaf, saya baru sampai pada tahap asumsi--saya sebenarnya sudah pernah melalui tahap ini, sekarang saya hanya butuh penyegaran. adalah suatu hal yang mengkhawatirkan memang jika mengerjakan sesuatu tanpa tahu tujuannya dengan jelas. harapan saya, saya akan mendapat petunjuk dari Allah 'Azza wa Jalla dengan merenung seperti ini, semoga cara seperti ini mendapat ridhoNya. amin&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dimulai dari apa itu elektro. dengan bangga, saya punya pendapat seperti ini : teknik elektro adalah hal yang mempelajari &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;elektron&lt;/span&gt;, kemudian berdasarkan pengetahuan itu, menggunakan elektron untuk tujuan tertentu yang menurut saya utamanya terbagi mennjadi dua yaitu dalam hal memanipulasi energi dan memanipulasi informasi atau isyarat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;pertama, memanipulasi energi. dunia ini berisi energi dan materi, setidaknya itulah yang saya pahami dari relativitas khusus (wah sok pinter lagi nih gue :) maka, dengan sendirinya, energi mendapatkan status yang penting dalam kehidupan. sejak dahulu, matahari sudah menyinari dedaunan, menghasilkan makanan bagi hewan dan manusia. sejak dahulu pula, kita terbiasa menggunakan api untuk memasak daging atau sayuran untuk kita makan. bagaimana keadaannya sekarang?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;pentingnya energi di zaman sekarang ,dalam perspektif teknik elektro, telah mengambil bentuk yang berbeda. barangkali, kata "telah" tadi merujuk pada gaya hidup kita akhir-akhir ini yang di dalamnya lebih banyak terdapat alat-alat yang "membutuhkan energi" daripada masa sebelumnya, seperti lampu, komputer, telepon, mobil, dll. itu semua sudah begitu melekat pada kehidupan kita, walaupun kita tidak akan mati jika tidak memakainya. jadi, jelas kan "penting"-nya energi... namun, apa peran teknik elektro sehingga mampu mengubah pandangan kita tentang energi?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kita tahu bahwa manifestasi energi bisa dalam bentuk panas, bunyi, cahaya, dll. panas, misalnya digunakan untuk mendidihkan air. nah, kelihatan kan... jika energi dibiarkan dalam bentuk yang demikian, tentu akan sulit untuk "diolah", misalnya untuk disimpan, dipindah, dan penggunaannya pun cenderung terbatas, kalaupun dipaksakan pada aplikasi yang lain, maka biasanya memerlukan teknologi yang rumit dan mahal. solusinya? kemudian, bagaimana kalau panas tadi dikonversi menjadi energi listrik? maka muncullah PLTU, PLTA***, dan yang sejenisnya. ternyata energi dalam bentuk listrik ini menjadi lebih mudah dikelola dibandingkan dengan panas, artinya pemanfaatan energi cenderung menjadi lebih mudah, murah, dan luas. oh ya, biasanya, panas tadi dikonversi dulu menjadi tekanan uap (tidak hanya di PLTU, tetapi juga di PLTB, PLTN), tekanan uap kemudian dikonversi menjadi gerakan turbin, kemudian turbin menggerakkan kumparan dalam suatu fluks medan magnet, menimbulkan gaya gerak listrik, sederhananya elektron dengan potensial tinggi.&lt;br /&gt;***)&lt;em&gt;air menguap ketika dipanaskan, kemudian ia suatu saat akan mengembun dan tertampung di tempat yang lebih tinggi daripada tempat ketika ia menguap. sekarang, ia mempunyai energi potensial yang lebih besar. siapa yang mengangkat air tadi? panas, bukan?&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kedua, memanipulasi informasi atau isyarat. setiap peristiwa yang terjadi di dunia ini adalah sistem yang menerima "aksi" kemudian melakukan "reaksi", entah itu benda mati, maupun makhluk hidup, setidaknya itulah yang saya pahami dari hukum newton iii (wah sok pinter lagi nih gue :). saya bisa mengatakan bahwa "aksi" dan "reaksi" terjadi dalam bentuk yang lebih mudah dipahami sebagai "rangsangan" dan "tanggapan". "rangsangan" dan "tanggapan" pun mempunyai bentuk yang pada dasarnya sama, mereka berdua adalah isyarat, informasi. misalnya saja, ketika kita mendengar dan berbicara, sinyal suara merambat dalam bentuk getaran molekul-molekul udara yang disebabkan oleh getaran pita suara. bahkan ketika pesawat terbang mengalami goncangan akibat terpaan angin kencang, sistem kendali pesawat akan menanggapi dengan misalnya menyeimbangkan sayap pesawat, mengurangi kecepatan, atau yang lainnya. dua sistem tadi, kita dan pesawat, menerima rangsangan (berupa &lt;span style="font-style:italic;"&gt;isyarat/informasi&lt;/span&gt; suara atau angin kencang) dan kemudian memberikan tanggapan (berupa &lt;span style="font-style:italic;"&gt;isyarat/informasi&lt;/span&gt; suara atau pengurangan kecepatan). BERSAMBUNG&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8801083416955004227-1354917299784364830?l=bagusbpgkatrok.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bagusbpgkatrok.blogspot.com/feeds/1354917299784364830/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bagusbpgkatrok.blogspot.com/2008/09/mencoba-memahami-teknik-elektro.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8801083416955004227/posts/default/1354917299784364830'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8801083416955004227/posts/default/1354917299784364830'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bagusbpgkatrok.blogspot.com/2008/09/mencoba-memahami-teknik-elektro.html' title='mencoba memahami teknik elektro'/><author><name>bagus brahmantya prasetya gautama</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01615930202201851107</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8801083416955004227.post-7842739544253537636</id><published>2008-01-31T12:18:00.000+07:00</published><updated>2008-12-09T10:32:23.491+07:00</updated><title type='text'>UGM goes open source</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_VGDCji1LnTY/R6FdONTpOAI/AAAAAAAAABc/07heW9IPXLU/s1600-h/logougospptik.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://1.bp.blogspot.com/_VGDCji1LnTY/R6FdONTpOAI/AAAAAAAAABc/07heW9IPXLU/s320/logougospptik.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5161509146614904834" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;UGOS! UGOS! betapa leganya mengetahui kalau kampusku melakukan linux-isasi diri. memang sudah saatnya kita melepaskan diri dari lemahnya sekuriti operating system lama (yang mana ya??? u should be know clearly) dan beralih ke linux, yang dipercayai menjadi senjata perkembangan teknologi di berbagai pusat iptek dunia. selengkapnya mengenai isu-isu terbaru mengenai migrasi kampus ke linux di &lt;a href="http://ugos.ugm.ac.id/main/"&gt;http://ugos.ugm.ac.id/main/&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8801083416955004227-7842739544253537636?l=bagusbpgkatrok.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bagusbpgkatrok.blogspot.com/feeds/7842739544253537636/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bagusbpgkatrok.blogspot.com/2008/01/ugm-go-open-source.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8801083416955004227/posts/default/7842739544253537636'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8801083416955004227/posts/default/7842739544253537636'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bagusbpgkatrok.blogspot.com/2008/01/ugm-go-open-source.html' title='UGM goes open source'/><author><name>bagus brahmantya prasetya gautama</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01615930202201851107</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_VGDCji1LnTY/R6FdONTpOAI/AAAAAAAAABc/07heW9IPXLU/s72-c/logougospptik.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8801083416955004227.post-1833002698050575981</id><published>2008-01-30T10:25:00.001+07:00</published><updated>2008-08-25T09:14:12.523+07:00</updated><title type='text'>i go open source (part II)</title><content type='html'>&lt;span style="FONT-WEIGHT: bold"&gt;just code yourself!!!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;perjumpaan pertama saya dengan dunia open source adalah ketika pada laptop saya terinstall sistem operasi linux dengan distro ubuntu 7.04 (fiesty fawn). kata orang, ubuntu ini menjadi idola dalam komunitas linuxer. walaupun demikian, sebagai wong katrok yang terbiasa membajak windows (setiap detiknya, menitnya, jamnya ...), saya mendapati ubuntu ternyata lebih sulit daripada windows, boleh dikatakan tingkat ke-user-friendly-annya berkurang. namun, semua kesulitan itu dibayar dengan pantas oleh ubuntu. setelah sekian lama saya menggunakan ubuntu, saya mendapatkan begitu banyak pengalaman dan pengetahuan yang tidak saya dapatkan dengan windows. memang, ketika kita menjadi seorang linuxer, kita akan lebih sering berhadapan dengan command line/konsole (di windows disebut command prompt). sekarang, saya bahkan ketagihan untuk menggunakan konsole. mengapa? melalui konsole, saya diajak untuk mengetahui seluk beluk sistem yang selama ini disembunyikan, simpulannya, kerja komputer itu rumit juga... !&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;perintah pertama yang saya ketikkan di command line adalah cd data-praktikum, artinya memerintahkan komputer untuk masuk ke direktori data-praktikum (maklum waktu itu saya sedang praktikum pemrograman dasar). kemudian, karena dalam praktikum, saya menggunakan bahasa C dengan kompiler gcc, saya ketikkan perintah gcc myfirstprogram.c. ini akan memerintahkan kompiler mengubah sourcecode myfirstprogram.c menjadi file executable a.out. ya... kedua perintah itu akrab saya gunakan setiap praktikum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;perintah lainnya yang saya ketahui pertama-tama adalah tar -xf [file]. perintah ini akan mengekstrak file tarball yang diinginkan ke direktori setempat. perintah ini sering saya temui ketika akan menginstall suatu program di linux yang kebanyakan terkompres dalam format tarball.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8801083416955004227-1833002698050575981?l=bagusbpgkatrok.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bagusbpgkatrok.blogspot.com/feeds/1833002698050575981/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bagusbpgkatrok.blogspot.com/2008/01/i-go-open-source-part-ii.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8801083416955004227/posts/default/1833002698050575981'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8801083416955004227/posts/default/1833002698050575981'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bagusbpgkatrok.blogspot.com/2008/01/i-go-open-source-part-ii.html' title='i go open source (part II)'/><author><name>bagus brahmantya prasetya gautama</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01615930202201851107</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8801083416955004227.post-3101448021776163519</id><published>2008-01-08T11:28:00.003+07:00</published><updated>2008-09-17T12:50:18.342+07:00</updated><title type='text'>i go open source (part I)</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://www.opensource.org/files/logo.gif"&gt;&lt;img style="FLOAT: left; MARGIN: 0pt 10px 10px 0pt; WIDTH: 142px; CURSOR: pointer; HEIGHT: 83px" alt="" src="http://www.opensource.org/files/logo.gif" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;span style="FONT-WEIGHT: bold"&gt;just free yourself&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;open source? apa itu? open source itu kode terbuka, maksudnya suatu program yang dapat kita geledah kodenya, untuk selanjutnya kode itu boleh diubah, dimodifikasi, dipakai ulang, disebarluaskan secara bebas, sesuai ketentuan yang termuat dalam GPL (general public liscence: &lt;a href="http://www.gnu.org/copyleft/gpl.html"&gt;http://www.gnu.org/copyleft/gpl.html&lt;/a&gt;). karena sifatnya demikian, tak heran kalau open source menjadi gratis. tetapi, tidak hanya sekadar gratisan saja yang menjadi keunggulan utama open source. lihatlah, open source telah dibangun bersama-sama sejak dari awal keberadaanya sampai sekarang (insya Allah) oleh begitu banyak orang di dunia, mulai dari programmer (bahasa indahnya: hacker) dan termasuk perngguna setia yang senantiasa melaporkan apabila terdapat bug/kekurangan program yang perlu diperbaiki, atau sekadar jadi "pemakai" (lihat lebih lengkap di &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Open_source"&gt;http://en.wikipedia.org/wiki/Open_source&lt;/a&gt; atau &lt;a href="http://www.opensource.org/"&gt;http://www.opensource.org/&lt;/a&gt;). karena, dukungan dari komunitas raksasa seperti ini yang merasa memiliki open source seutuhnya, telah membawa produk open source begitu mumpuni dan so beautiful.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;oh ya, open source dalam kesan pertama saya adalah gratisan, tetapi setelah saya benar-benar meng-"open"* diri saya, ternyata open source lebih dari sekadar gratisan... something unix &amp;amp; full of mistery. yang bisa disebut opensource itu antara lain:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. operating system :&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;linux (&lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Linux"&gt;http://en.wikipedia.org/wiki/Linux&lt;/a&gt; atau &lt;a href="http://www.linux.org/"&gt;http://www.linux.org/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;bsd (&lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Berkeley_Software_Distribution"&gt;http://en.wikipedia.org/wiki/Berkeley_Software_Distribution&lt;/a&gt; atau &lt;a href="http://www.bsd.org/"&gt;http://www.bsd.org/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;opensolaris (&lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/OpenSolaris"&gt;http://en.wikipedia.org/wiki/OpenSolaris&lt;/a&gt; atau &lt;a href="http://opensolaris.org/os/"&gt;http://opensolaris.org/os/&lt;/a&gt;)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;and any more...&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;2. application software :&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;openoffice (&lt;a href="http://www.openoffice.org/"&gt;http://&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:+0;"&gt;&lt;span class="a"&gt;&lt;a href="http://www.openoffice.org/"&gt;www.&lt;b&gt;openoffice&lt;/b&gt;.org/&lt;/a&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;)&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;mozilla firefox (&lt;a href="http://www.mozilla.com/firefox/"&gt;http://&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:+0;"&gt;&lt;span class="a"&gt;&lt;a href="http://www.mozilla.com/firefox/"&gt;www.&lt;b&gt;mozilla&lt;/b&gt;.com/&lt;b&gt;firefox&lt;/b&gt;/&lt;/a&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;)&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;the gimp (&lt;a href="http://www.gimp.org/"&gt;http://&lt;span style="font-size:+0;"&gt;&lt;span class="a"&gt;www.&lt;b&gt;gimp&lt;/b&gt;.org/ &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;amarok (&lt;a href="http://amarok.kde.org/"&gt;http://&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:+0;"&gt;&lt;span class="a"&gt;&lt;a href="http://amarok.kde.org/"&gt;&lt;b&gt;amarok&lt;/b&gt;.kde.org/&lt;/a&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;and any more...&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;*)&lt;span style="font-style:italic;"&gt;sebenarnya saya masih memakai dual booting, dua operating system dalam satu komputer, ubuntu 7.04 dan windows xp sp2. kenapa? baca di artikel selanjutnya. insyaAllah&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8801083416955004227-3101448021776163519?l=bagusbpgkatrok.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bagusbpgkatrok.blogspot.com/feeds/3101448021776163519/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bagusbpgkatrok.blogspot.com/2008/01/i-go-opensource-part-i-just-free.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8801083416955004227/posts/default/3101448021776163519'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8801083416955004227/posts/default/3101448021776163519'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bagusbpgkatrok.blogspot.com/2008/01/i-go-opensource-part-i-just-free.html' title='i go open source (part I)'/><author><name>bagus brahmantya prasetya gautama</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01615930202201851107</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
